Perhelatan Piala Asia U-23 akhirnya secara resmi berakhir. Seiring dengan ditahbiskannya Jepang sebagai jawara kontinen Asia edisi 2024 level 23 tahun, maka gelaran yang dihelat di Qatar mulai pertengahan bulan April 2024 lalu itu pun menemukan titik akhirnya.
Tentu saja akan menjadi sebuah hal yang unik untuk mengulik data dan fakta turnamen edisi keenam Piala Asia U-23 kali ini. Penasaran apa sajakah data dan fakta yang menyelimuti gelaran kali ini? Mari kita ulas!
1. Statistik Umum Turnamen
Hal pertama yang perlu untuk kita ketahui dari gelaran edisi keenam ini adalah terkait statistik umum turnamen. Melansir laman the-afc.com, para turnamen ini dimainkan total 32 laga, tercipta 84 gol, 13 penalti, 135 kartu kuning dan 15 kartu merah.
Tentu kita ketahui bersama, Timnas Indonesia U-23 terlibat di antara statistik tersebut seperti kartu merah, kartu kuning, hingga penalti.
2. Pencetak Gol Terbanyak
Hingga berakhirnya partai final gelaran, pencetak gol terbanyak turnamen disabet oleh striker asal Irak, Ali Jasim yang total menciptakan 4 gol.
Koleksi gol dari Ali Jasim ini terhitung unggul satu gol dari Lee Young-jun dari Korea Selatan, Abdullah Radif dan Aiman Yahya dari Arab Saudi, serta Khusayin Norchaev dari Uzbekistan yang masing-masing mencetak tiga gol sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen.
3. Tim Paling Produktif
Berhasil mencapai babak final turnamen Piala Asia U-23 edisi 2024 ternyata juga beriringan positif dengan catatan produktifitas gol dari Uzbekistan.
Menyadur laman AFC, Uzbekistan tercatat sebagai tim dengan produktifitas gol tertinggi dengan 14 gol, disusul oleh sang juara Jepang U-23 dengan koleksi 10 gol sepanjang gelaran.
Sementara Indonesia yang mengakhiri turnamen sebagai semifinalis dan mengoleksi 8 gol, berada di urutan ke-5 sebagai tim paling produktif di gelaran di bawah Uzbekistan, Jepang, Arab Saudi dan Irak.
Itulah data dan fakta gelaran Piala Asia U-23 2024 ini. Bagaimana? Turut berbangga karena adanya keterlibatan Timnas Indonesia di dalamnya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Daftar Lengkap Pencetak Gol Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia Sumbang Banyak Nama
-
Fakta Menarik Nathan Tjoe-A-On, Pemain dengan Gaji Mahal dan Selalu Bergerak ke Seluruh Penjuru Lapangan
-
Catat Tanggalnya! NCT WISH akan Merilis Single Jepang ke-2 'Songbird'
-
Pendidikan Marselino Ferdinan Calon Dosen, Bikin Story 'Negara Lucu' seusai Dihujat Netizen
-
Piala Asia U-23: Laga Kontra Irak dan Bukti Tingginya Versatile Nathan Tjoe dalam Satu Laga
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui