Dalam 2 pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunai 2026, timnas Indonesia sedikit diuntungkan. Hal ini disebabkan anak asuh Shin Tae-yong akan bertindak sebagai tuan rumah. Lawan yang akan dihadapi adalah Irak dan Filipina.
Secara matematis, peluang timnas Indonesia untuk lolos ke putaran ketiga relatif besar. Sebab Indonesia hanya membutuhkan satu angka untuk mempertahankan posisi kedua grup F. kemenangan yang diraih Vietnam tidak akan mempengaruhi posisi Indonesia.
Namun di balik optimism itu, Erick Thohir, Ketua Umum PSSI mengingatkan timnas Indonesia untuk waspada.
“Jangan menganggap remeh Filipina. Karena, Filipina sudah mengambil pelatih dari Belgia. Mereka juga merekrut pemain-pemain Filipina di luar negeri. Kami juga jangan jemawa,” kata Erick Thohir saat ditemui awak media di Pelabuah Benoa, Denpasar, Minggu (12/5/2024).
Peringatan ini bukan main-main. Pergantian pelatih dari Michael Weiss ke Tom Saintfiet diyakini akan membawa perubahan bagi Filipina. Pelatih baru ini sebelumnya telah malang melintang menukangi beberapa negara Afrika, di antaranya Gambia, Malta, Togo, dan Zimbanwe.
Saat pertama mulai memegang timnas Filipina, Tom Saintfiet memberikan ancaman pada calon lawannya, yaitu Vietnam dan Indonesia. Bahkan Tom meyakini mampu mengatasi Indonesia dan Vietnam dan lolos ke putaran ketiga.
Untuk memenuhi ambisinya ini, Tom pun melakukan perjalanan ke Eropa untuk mencari pemain yang akan turun di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemain yang akan dibawa diyakini akan mampu mengatasi Indonesia dan Vietnam.
Namun meskipun melakukan perburuan, apa yang dilakukan Tom tidak akan berarti banyak. Sebab waktu yang demikian sempit tidak memungkinan mereka membentuk sebuah tim yang solid.
Selain itu, dalam 2 laga sisa, Filipina menjalani laga tandang dengan lawan yang secara kualitas di atas mereka. Pertama, Indonesia yang tengah dalam perkembangan positif. Apalagi ditambah dengan peluang besar untuk menembus putaran ketiga.
Motivasi ini diduga akan menjadi pemompa pemain Indonesia untuk meraih hasil sempura.
Demikian pula dengan Vietnam. Negara ini sedang dalam upaya mengembalikan nama besarnya. Dapat dipastikan mereka pasti tidak akan mau menyerah begitu saja pada Filipina.
Baca Juga
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
-
Kalahkan Filipina 3-0, Rivan Nurmulki Jaga Asa Medali Emas Voli SEA Games
Artikel Terkait
Hobi
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis