Sebuah keputusan antisipatif dilakukan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam hal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.
Setelah sebelumnya memanggil 22 nama pemain untuk pemusatan latihan jelang lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran kedua melawan Irak dan Filipina, kini coach Shin kembali memanggil pemain baru untuk bergabung dalam skuatnya.
Dilansir dari unggahan video di akun TikTok suaradotcom pada Jumat (31/5/2024), melalui manager Timnas Indonesia, Sumardji, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut memanggil dua nama baru, yakni Nadeo Argawinata dan Malik Risaldi.
Pemanggilan ini merupakan sebuah antisipasi dari coach Shin, setelah beberapa penggawa yang dia panggil sebelumnya mengalami permasalahan kebugaran dalam sesi latihan yang telah digelar.
Bagi seorang Nadeo Argawinata, pemanggilan dirinya ke Timnas Indonesia tentu bukanlah sebuah kejutan. Pasalnya, penjaga gawang Borneo FC tersebut memang kerap kali keluar masuk ke Timnas Indonesia, dan menjadi andalan dalam menjaga mistar gawang Pasukan Merah Putih.
Namun tidak demikian halnya dengan Malik Risaldi. Pemain dari Madura United tersebut tercatat baru kali ini saja mendapatkan kepercayaan dari coach Shin untuk bergabung ke Timnas Indonesia.
Bisa dikatakan, Malik Risaldi adalah debutan dalam pemanggilan kali ini, imbas dari permainan memikat yang ditunjukkannya bersama Laskar Sappeh Kerab di musim ini.
Pemanggilan Malik Risaldi sendiri juga menjadi sebuah bukti nyata, bahwa coach Shin Tae-yong tak pernah membedakan antara pemain keturunan, naturalisasi atau bahkan pemain lokal dalam hal memberikan kesempatan untuk mengabdi kepada skuat Garuda.
Dengan kata lain, coach Shin selalu membuka pintu Timnas Indonesia, bagi para pemain yang memiliki potensi besar atau memiliki permainan yang impresif dari mana pun mereka berasal.
Memang, jika kita melihat statistik yang dimiliki oleh Malik Risaldi, pemain yang satu ini menunjukkan performa yang luar biasa saat mengarungi Liga 1 Indonesia musim ini.
Dilansir dari laman transfermarkt.com, di musim ini Malik Risaldi secara total telah memainkan 35 pertandingan bersama Madura United.
Dari pertandingan tersebut, dirinya telah menciptakan 4 assist dan 13 gol, dua gol di antaranya dia ciptakan saat Madura United bertarung melawan Borneo FC di babal semifinal Liga 1 Indonesia Championship Series.
Jadi, sekali lagi terbukti, jika ada pemain yang berkualitas dan menampilkan permainan yang impresif, coach Shin tak akan menutup pintu Timnas Indonesia bagi pemain itu bukan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
Artikel Terkait
-
Shayne Pattynama Bongkar Alasan Pentingnya Lawan Tanzania untuk Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Singgung 'Cegil Fomo', Akui Risih tapi...
-
Kick-off Timnas Indonesia vs Irak Digeser dari Malam ke Sore, Memang Akal Bulus STY
-
Jika Buntu Lawan Irak dan Filipina, Shin Tae-yong Bisa Pakai Gaya Main Ricky Kambuaya, Ini Alasannya
-
Kronologi Perselisihan Elkan Baggott dengan Shin Tae-yong, Kini Hapus PSSI di Bio Instagram
Hobi
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
-
Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?
-
Brasil vs Norwegia: Momentum Vinicius Jr Salip Catatan Gol Erling Haaland
Terkini
-
Anak Merah Putih di Ujung Sabah
-
Wangi Kopi yang Elegan! 5 Parfum Lokal Ini Siap Temani Malammu agar Lebih Istimewa
-
Debur Timba dan Rahasia yang Menikam Jiwa
-
The Death of Robin Hood: Sulitnya Menerima Sisi Gelap Orang yang Dikagumi
-
Kacamata Kuda Pejabat Negara: Berhenti Menjadikan Warga Desa sebagai Simbol Kemunduran