Rumor bergabungnya Ali Jasim ke Como 1907 kini telah terjawab. Bek Irak berusia 20 tahun tersebut resmi meneken kontrak dengan klub yang dimiliki oleh orang Indonesia dan baru saja promosi ke kasta tertinggi di Liga Italia.
Sebelumnya, Ali Jasim memang dikabarkan mendapat tawaran untuk merapat ke Como 1907. Tak tanggung-tanggung, bintang muda Timnas Irak ini ternyata dikontrak selama empat tahun.
“BREAKING: Al-Kahrabaa akhirnya menerima tawaran Como untuk Ali Jasim (LW/20)!” cuit akun @idextratime di X pada 18 Juni 2024.
Selain durasi empat musim, Ali Jasim meneken kontrak dengan nilai €500.000. Ia baru akan bergabung setelah gelaran Olimpiade Paris 2024 rampung, sekaligus menyelesaikan musim pinjamannya di Al-Quwa Al-Jawiya. Melansir dari Transfermarkt, kontraknya di klub baru akan habis pada 30 Juni 2024.
Ali juga harus menunggu penerbitan visa untuk tes medis di Italia. Merapatnya bek krusial Irak ke Como 1907 tentu semakin memanaskan duel Singa Mesopotamia dan Timnas Indonesia. Lantaran bek skuad Garuda, yakni Jay Idzes juga akan berlaga dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Seperti diketahui bahwa Jay Idzes turut mengantar timnya, Venezia FC untuk promosi ke Serie A. Bahkan diberitakan sebelumnya, Jay turut diminati oleh dua klub Serie A yang meliputi Parma dan Torino FC. Pertemuan keduanya tentu sangat mungkin terjadi.
Ali Jasim merupakan salah satu pemain Irak yang kerap menjadi momok bagi pasukan Merah Putih. Baik di Piala Asia U-23 maupun Kualifikasi Piala Dunia 2024 putaran kedua kemarin. Namun meski dengan rivalitas yang nampak kental, di luar lapangan hubungan hangat kedua timnas maupun fans juga terjalin cukup baik.
Bahkan para penggemar Timnas Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap bergabungnya Ali Jasim di Como1907. Tak sedikit pula yang mengirimkan doa-doa baik untuk pemain Irak tersebut.
Bersama Timnas senior Irak, Ali telah mencatatkan 13 pertandingan dengan mencetak dua gol. Sementara bersama Irak U-23, ia memainkan 10 laga dan membukukan enam gol. Menilik kemampuan yang dimiliki Ali Jasim, tentu wajar jika kini dirinya benar-benar merumput di kasta tertinggi Liga Italia yang memiliki kualitas lebih apik.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
-
Less Waste Bukan Cuma Pilah Sampah, Pencegahan Hulu ke Hilir Masih Tabu?
-
Less Waste Hulu ke Hilir: Mengapa Pencegahan Sampah Harus Jadi Prioritas?
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
Artikel Terkait
-
Meski Datang Pemain Baru, 3 Pemain Ini Diprediksi Tak Bakal Tersingkir dari Timnas Indonesia
-
Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia dan Sebuah Pendidikan Gratis bagi Suporter Timnas Indonesia
-
Demi Bikin Malaysia Kuat, Kim Pan-gon Blak-blakan Ingin Tiru Cara STY di Timnas Indonesia
-
Tak Lagi Berani Berjanji Tegas, STY Sudah Menyadari Level Timnas Indonesia saat Ini?
-
Pendidikan Sabreena Dressler, Ramai Disorot usai Disebut Bertemu Nathan Tjoe-A-On di Bali
Hobi
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Porsche Sulap Woody dan Buzz Lightyear Jadi Mobil Sport Jelang Toy Story 5
Terkini
-
Menulis itu Ada Ilmunya! Menyelami Trik Konsisten di Buku Ayu Utami
-
Review Serial Messiah: Drama Thriller Provokatif tentang Iman dan Politik
-
4 Rekomendasi HP Midrange Kamera Malam Terbaik 2026,Cocok untuk City Light dan Night Photography
-
Eli U-KISS Umumkan Pernikahan Kedua Setelah 6 Tahun Perceraian
-
Le Sserafim, ILLIT, Katseye Balas Komentar Haters di Lagu Iconic By Mistake