Meski sudah menjalani sumpah WNI, asa Maarten Paes untuk membela timnas Indonesia belum kesampaian. Rencana PSSI menurunkan penjaga gawang utama FC Dallas di bulan Juni gagal total. Satu masalah masih membelit penjaga gawang ini.
Dikutip dari suara.com pada Senin (3/6/2024), Maarten Paes diketahui pernah membela timnas Belanda U-21 saat usianya sudah 22 tahun. Ajang itu terjadi di bulan November 2020.
Sementara itu, regulasi FIFA menyatakan hal ini menjadi penyebab Maarten Paes tidak bisa memperkuat timnas Indonesia. Karena dalam aturan FIFA seseorang bisa pindah asosiasi ke negara lain jika berusia di bawah 21 tahun saat terakhir membela timnas negara sebelumnya.
Pasal inilah yang membuat nasib kiper FC Dallas ini terkatung-katung. Padahal sang kiper sendiri sangat mendambakan berkostum garuda. Di sisi lain, Shin Tae-yong, pelatih timnas Indonesia sangat membutuhkan jasa sang kiper.
Dalam satu kesempatan saat jumpa awak media, Erick Thohir menyampaikan satu hal menarik. Pernyataan ini dianggap sebagai salah satu celah untuk menggiring Maarten Paes segera berkistum garuda.
“Tapi sebenarnya itu mestinya game-nya (dihitung) bulan Maret 2020, karena ada Covid-19 diundur (ke November 2020), jadi jeda waktu yang lama itu, tadi FIFA masih belum melihat ini sesuatu yang dimudahkan. Jadi kita akan coba ke CAS, kita lihat nanti siapa yang menang,” kata Erick Thohir dilansir dari suara.com, Senin (3/6/2024).
Dalam pandangan Erick Thohir, Maarten Paes masih berusia 21 tahun saat membela timnas Belanda. Dalam artian jika dihitung bulan Maret 2020 sebagai hitungan pelaksanaan, kiper yang lahir pada 14 Mei 1998 ini masih berumur di bawah 21 tahun.
Namun jika hitungannya bulan November 2020 sebagai hitungan memperkuat timnas Belanda, usia Maarten Paes sudah 21 tahun 6 bulan.
Celah ini yang tengah diperjuangkan PSSI melalui tim legalnya. Namun seandainya saja lobby PSSI terhadap FIFA berhasil, dan mereka mau menerima argumen PSSI maka proses tidak akan sampai ke CAS.
Karena jika FIFA menerima argumen PSSI, berarti tidak ada masalah dengan perpindahan federasi Maarten Paes. Dan yang jelas Maarten Paes siap kawal gawang timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
-
Indra Sjafri Umumkan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024 Hari Ini
-
Pemain Abroad Timnas Indonesia Rp 5,2 Miliar Bawa Kabar Buruk, Dipinggirkan Klubnya di Luar Negeri karena Cedera
-
Tinggal 1,5 Bulan Lagi, Jadwal Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?