Kemenangan kedua George Russell yang manis di GP Belgia 2024 Minggu (28/07/24) kemarin, ternyata hanya bisa dirasakan sesaat. Pasalnya, pembalap asal Inggris tersebut dijatuhi hukuman diskualifikasi oleh FIA dikarenakan melanggar salah satu regulasi F1.
Mobil Russell ditemukan memiliki bobot lebih ringan 1,5 kilogram dari batas berat minimum mobil F1, yakni 798 kg. Melansir dari laman Sky Sports pada Senin (29/7/2024), berat awal mobil Russell sudah sesuai dengan standar tersebut, tapi setelah bahan bakar yang tersisa dikuras, beratnya jadi turun di bawah batas minimum.
Perlu diketahui bahwa dalam setiap balapan, ada pemeriksaan yang dinamakan scrutineering. Pemeriksaan ini nantinya akan dilakukan sebanyak tiga kali, yakni sebelum latihan bebas, setelah sesi kualifikasi, dan setelah balapan.
Untuk kompetisi F1, selisih berat 1,5 kilogram sudah cukup besar, mengingat 1 kilogram lebih ringan saja bisa membuat pembalap tersebut unggul 0,5 hingga 1 detik.
Selain itu, bobot yang lebih ringan juga akan membuat beban pada ban lebih ringan, inilah yang mungkin saja menjadi penyebab manajemen ban Russell sangat baik dengan 34 lap menggunakan ban keras.
Menanggapi hal ini, Russell melalui akun Instagram pribadinya, @georgerussell63, mengaku menyayangkan kejadian yang membuat dirinya gagal jadi pemenang dan harus dikualifikasi dari perlombaan.
"Menyedihkan, kami datang dengan berat kurang 1,5 kilogram dan telah didiskualifikasi dari perlombaan. Kami memberikan segalanya di lintasan hari ini dan saya bangga bisa melewati garis finis lebih dulu. Masih banyak lagi yang akan datang," tulis George Russell.
Di sisi lain, keputusan diskualifikasi untuk George Russell memberi keuntungan tersendiri untuk rekan setimnya, Lewis Hamilton yang kemudian didapuk menjadi pemenang GP Belgia 2024. Meskipun menggunakan mobil yang sama, tapi mobil milik Hamilton lolos dari pemeriksaan.
Russell yang harusnya bisa meraih kemenangan keduanya musim ini, ternyata harus menyerahkan predikat 'menang lebih dari satu kali dalam semusim' tersebut kepada Lewis Hamilton terlebih dahulu.
Bagi Mercedes sendiri, meskipun gagal mendominasi di GP Belgia setidaknya mereka berhasil unjuk gigi lewat Lewis Hamilton, yang menandakan bahwa mobil mereka kini sudah mulai kompetitif untuk memperebutkan posisi terdepan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
-
Jadwal MotoGP San Marino 2025: Waktunya Pembalap Italia Unjuk Gigi
-
MotoGP Catalunya 2025: Perayaan Juara Dunia Tak Akan Terjadi di Misano
-
Sprint Race MotoGP Catalunya 2025: Alex Marquez Giveaway Medali Kemenangan
Artikel Terkait
-
Di Ujung Tanduk, Karier 3 Pembalap F1 Ini Bisa Berakhir di GP Belgia 2024
-
Berpelat Nomor Cantik, Pajak Mobil Kiky Saputri Ternyata Bisa Buat Beli Honda BeAT
-
Jadwal dan Prediksi F1 GP Belgia 2024, Seri Terakhir Sebelum Libur Panjang
-
Marah-Marah, Max Verstappen Kesal dengan Strategi Tim di GP Hungaria 2024
-
Rangkuman F1 GP Hungaria 2024: Oscar Piastri Menang, Max Verstappen Malang
Hobi
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
Terkini
-
Membaca Emosi Manusia di Antara Tertawa dan Menangis di Era Media Sosial
-
Toei Animation Umumkan Anime TV Dragon Ball Super: Beerus Versi Enhanced
-
4 Ide Daily OOTD ala Jennie BLACKPINK, Classy Look Sampai Street Style!
-
Bukan Sekadar Hiburan, Pop Culture Juga Mekanisme Bertahan Hidup Manusia Modern di Era Digital
-
Prof. Zainal Arifin Mochtar: Menjaga Akal Sehat di Tengah Kemunduran Demokrasi