Proses naturalisasi calon kiper timnas Indonesia, Maarten Paes akhirnya rampung juga setelah sempat tertunda di CAS selama beberapa bulan. Kabar tersebut diutarakan oleh ketua umum PSSI, Erick Thohir di akun instagram pribadinya, @erickthohir.
“Kabar baik bagi persepakbolaan Indonesia. PSSI pada hari ini menginformasikan bahwa setelah melalui proses yang cukup lama dan ekstensif, Maarten Paes akhirnya telah berhasil didaftarkan dan sekarang secara sah dapat bermain mewakili tim nasional Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Sebelumnya, kiper keturunan Belanda-Indonesia tersebut harus menjalani proses sidang di Komiter Arbitrase Olahraga Internasional atau CAS karena kasus naturalisasinya yang dinilai ada masalah. Namun, usai sidang yang digelar pada tanggal 15 Agustus 2024 dan pengumuman sidang yang dilakukan pada 18 Agustus 2024, kiper berusia 25 tahun tersebut akhirnya bisa membela timnas Indonesia untuk waktu kedepan.
Keberhasilan PSSI guna mendapatkan jasa dari Maarten Paes untuk membela timnas Indonesia juga cukup disorot oleh beberapa media luar. Salah satu media asal Vietnam, Bongda24h menyoroti proses naturalisasi Maarten Paes yang akan segera membela timnas Indonesia di masa yang akan datang, khususnya di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3.
“Setelah mendapat 'anggukan' dari FIFA, Maarten Paes memenuhi syarat untuk bermain untuk tim nasional Indonesia di babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2026 di Asia,” tulis media Bongda24h di laman resminya, bongda24h.vn.
Media Vietnam Ingatkan Timnas Indonesia Jelang Babak Kualifikasi Piala Dunia
Di sisi lain, media Bongda24h juga mengingatkan bahwa timnas Indonesia harus mempersiapkan skuadnya sebaik mungkin jelang babak round 3 nanti. Pasalnya, di babak round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti timnas Indonesia akan berhadapan dengan beberapa negara besar seperti Jepang dan Australia. Melansir dari laman resmi fifa.com, timnas Indonesia tergabung di grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain dan Cina di babak round 3.
“Pada babak kualifikasi ini, pelatih Shin Tae Yong beserta anak asuhnya terjerumus ke dalam grup yang sangat sulit karena harus berhadapan dengan tiga mantan juara Asia, yakni Jepang, Australia, dan Arab Saudi. Dua lawan tersisa yang akan dihadapi Garuda di Grup C adalah Bahrain dan China. Secara keseluruhan, ini akan menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Dan jika persiapan mereka tidak matang, besar kemungkinan mereka akan menjadi 'gudang poin' di grup tersebut,” tulis media Bongda24h.
Jadi, bagaimana menurutmu. apakah hadirnya Maarten Paes kian membuka peluang timnas Indonesia untuk lolos ke babak putaran final Piala Dunia 2026?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Artikel Terkait
-
Gabut! Media Malaysia Mendadak Komentari Rencana Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Ngerinya Statistik Penyelamatan Maarten Paes di FC Dallas, Benteng Kokoh Baru Timnas Indonesia
-
Belum Gabung, Maarten Paes Sudah Cetak Rekor di Timnas Indonesia, Head to Head Gaji Kiper Skuad Garuda Bak Langit - Bumi
-
Daftar Pemain Termahal Timnas Indonesia: Maarten Paes Geser Sandy Walsh, Thom Haye Masih No.1
-
Menunggu Resmi Gabung dengan Timnas Indonesia, Simak Perjalanan Karier Maarten Paes di Klub yang Dahsyat
Hobi
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
Terkini
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum
-
Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita
-
Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari
-
Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis