Andrea Kimi Antonelli baru saja membuat debutnya di Monza berakhir cukup mengerikan. Dia tergelincir ke gravel dan menabrak dinding pembatas, saat baru 10 menit balapan di sesi latihan bebas.
Perlu diketahui bahwa di sesi tersebut Kimi menggantikan dan mengambil alih mobil milik George Russell. Sayangnya, begitu dia kehilangan kendali atas W15 tersebut, dia ikut merusak floor baru yang hendak diujikan Mercedes.
Kerusakan tersebut otomatis membuat para mekanik harus bekerja keras menyiapkan mobil untuk digunakan George Russell di sesi Free Practice 1.
Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, dan George Russell sendiri di tayangan kamera terlihat mengawasi Kimi dari layar monitor.
Usai balapan tersebut dilakukan, Kimi mengaku meminta maaf kepada tim dan George atas kesalahan yang dia perbuat tersebut.
"Saya benar-benar minta maaf kepada tim dan George karena membuat mereka bekerja keras setelahnya. Itu kesalahan saya, teralu memaksakan diri untuk kondisi tersebut dan saya seharusnya bisa meningkatkan kecepatan lari secara lebih progresif," ungkap Kimi, dilansir dari situs resmi Formula 1 pada Sabtu (31/8/2024).
Sementara itu, melalui radio, Toto Wolff memastikan bahwa Kimi dalam kondisi baik-baik saja dan menenangkan pembalap muda tersebut. Dia juga mengatakan bahwa kecelakaan tersebut tidak akan mengubah pandangan tim kepada Kimi.
"(Kecelakaan itu) tidak berpengaruh (terhadap pendapat kami tentang Kimi), yang terpenting adalah merekrut berdasarkan kemampuan dan FP1 yang buruk bukanlah alasan Anda untuk memutuskan bakal mendukung atau tidak seorang pembalap," ujar Toto Wolff.
Menyikapi pembalap akademinya tersebut, Wolff mengaku siap berinvestasi untuk masa depannya. Memingat usia Kimi yang masih sangat muda, otomatis dia masih harus mendapat banyak bekal dan pembelajaran sebelum benar-benar memasuki tahap yang lebih tinggi lagi.
"Dia seorang pemula, dia masih sangat muda, kami siap berinvestasi untuk masa depannya," kata Wolff.
Kendati mengalami hal yang tidak diinginkan di waktu debutnya, Kimi tentu akan mendapat banyak pelajaran dari apa yang dia lakukan di Free Practice 1 kemarin. Beruntungnya lagi, Mercedes dengan sangat terbuka mendukung perkembangannya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Twibbon Maba Pakai Video Lucu: Anak Muda Sekarang Tak Mau Terlalu Serius
-
Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?
Artikel Terkait
-
Max Verstappen Soal Gelar Juara Dunia 2024: Saya Hanya Bisa Berusaha
-
2 Pembalap Ini Akan Debut di F1 GP Italia 2024, Ada Andalanmu?
-
Performa Red Bull Anjlok, Ayah Max Verstappen Protes
-
Jadwal dan Prediksi F1 GP Italia 2024, Ada Banyak Hal yang Patut Dinantikan
-
F1 GP Belanda 2024: Ditaklukkan Lando Norris, Max Verstappen Tetap Layak Diapresiasi
Hobi
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Jelang MotoGP San Marino: Jorge Martin Santai, Puncak Bukan Prioritas
Terkini
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan