Kiprah Timnas Indonesia dan Thailand di Seoul Earth On Us Cup 2024 turut menarik atensi Soha.vn, salah satu media Vietnam. Sebelumnya mereka sempat memuji skuad Garuda Muda yang berhasil menumbangkan Argentina dengan skor 2-1 di laga perdana.
Melansir Yoursay.id pada Sabtu (31/8/2024), mereka menyebut kemenangan ini sebagai gempa super yang dibawa tim asuhan pelatih Indra Sjafri ke Asia Tenggara. Dalam pertandingan itu, dua gol kemenangan milik Indonesia diciptakan oleh Kadek Arel dan Maouri Ananda Yves.
Bahkan mereka pun terang-terangan menilai Thailand berpotensi besar untuk finis di urutan terakhir gara-gara menelan kekalahan atas Korea Selatan pada laga pertama. Namun kini seolah berbalik arah, tepatnya ketika Timnas Indonesia dibekuk oleh tim asuhan Emerson Pereira.
Diketahui, pasukan Merah Putih harus mengakui keunggulan Thailand lewat dua gol yang dicetak oleh Caelan Ryan dan Rattapum di penghujung tambahan waktu.
“Kemenangan layak menjadi milik Thailand U-20 ketika mereka menunjukkan keberanian dan akurasi lebih dari lawannya. Sementara itu, Indonesia U20 kembali ke tanah setelah meraih kemenangan mengejutkan melawan Argentina U-20,” tulis Soha.vn dalam laporan terbaru.
Mereka menyoroti bagaimana Timnas Indonesia masih mencoba berkoordinasi setelah kebobolan gol cepat di menit ke-10, tetapi masih gagal ketika melakukan finishing.
Di sisi lain, Thailand disebut-sebut memiliki kemampuan bertahan yang ketat dan mampu tampil dengan baik ketika melakukan serangan balik. Sedangkan penyesuaian yang dilakukan pelatih Indra Sjafri dinilai tak banyak membawa efektivitas i babak kedua.
Lantaran skuad Garuda Muda masih menemui jalan buntu dalam menghadapi solidnya barisan pertahanan tim asuhan pelatih Emerson Pereira. Soha.vn juga menggarisbawahi kemampuan Indonesia dalam banyak menyerang, tetapi tak berhasil mencetak gol balasan satu pun.
Perjuangan Belum Berakhir
Meski tak bisa mempertahankan dominasinya atas Thailand, terkhusus tren kemenangan pada turnamen Seoul Earth On Us Cup 2024 ini, perjalanan Timnas Indonesia belum berakhir. Tim racikan Indra Sjafri masih harus menghadapi Korea Selatan.
Duel menghadapi tuan rumah akan dimainkan hari Minggu (1/9/2024) di Stadion Mokdong. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah menegaskan dukungannya terhadap pasukan Garuda Muda, baik ketika mendapatkan hasil memuaskan maupun tidak.
“Kita harus terus mendukung Timnas Indonesia usia muda baik kalah ataupun menang. Seperti yang saya ingatkan kemarin, harus memberikan performa terbaik melawan siapapun, terutama untuk lawan dari Asia Tenggara. Kita pasti bisa lebih baik, semangat,” tulisnya melalui sebuah unggahan di Instagram @erickthohir.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
-
Shayne Pattynama Ungkap Persaingan di Persija Jakarta, Optimis Masuk Skuad Utama?
-
Mauro Zijlstra Debut di Persija Jakarta, Adaptasi Jadi Tantangan Utama?
Artikel Terkait
-
3 Fakta Menarik Timnas Australia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Diterjang Badai Cedera Tapi Ada Pemain Berbahaya
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Skuad Garuda Mentereng, Tapi Belum Tentu Kuat
-
2 Statistik Pemain Timnas Indonesia Lebih Bagus dari Elkan Baggott, Tapi Dicuekin Shin Tae-yong
-
Kumpulan Kabar Buruk Timnas Indonesia Jelang Lawan Arab Saudi dan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Perbandingan Nilai Pasar Jay Idzes dan Bek Arab Saudi, Sama-sama Berkarier di Serie A
Hobi
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
Terkini
-
Potret Generasi Sandwich dan Tekanan Finansial Menjelang Hari Raya
-
4 Milky Toner Mengandung Ceramide yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural
-
Ramadan dan Kesempatan Kedua: Momentum Reset Diri yang Sering Terlupakan
-
Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow