Debut impresif dipertontonkan oleh kiper anyar Timnas Indonesia, Maarten Paes. Memperkuat Pasukan Merah Putih untuk kali pertama di laga melawan Arab Saudi di lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga, kiper berusia 26 tahun tersebut sukses memberikan andil capaian satu poin bagi Timnas Indonesia.
Menyadur laman resmi PSSI pada Jumat (6/9/2024), kiper yang kini memperkuat FC Dallas di pentas Major League Soccer alias Liga Sepak Bola Amerika Serikat tersebut sukses menggagalkan beragam peluang yang didapatkan oleh tuan rumah.
Bahkan, di laman match report AFC, Maarten Paes juga sukses menggagalkan penalti dari Salem Al Dawsari pada menit ke-79. Sebuah penalti yang berpotensi besar untuk memulangkan Indonesia dengan status kalah di laga pembuka tersebut.
Ternyata, usut punya usut, ada peran kiper legendaris Belanda, Maarten Stekelenburg di balik karier cemerlang yang kini dijalani oleh Maarten Paes. Hal ini tak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh Stekelenburg di awal-awal karier internasional yang dijalani oleh Paes.
Menyadur laman Transfermarkt, awal karier internasional yang dijalani oleh Maarten Paes sendiri terjadi pada 5 September 2016 lalu ketika dirinya debut bersama Timnas Belanda U-19.
Setelah sebelumnya hanya menjadi pemanis bangku cadangan di tingkatan Timnas Belanda U-18, Maarten Paes pada akhirnya berhasil menjalani debut internasionalnya bersama Belanda u-19 delapan tahun lalu.
Dan disinilah peran besar seorang Stekelenburg terhadap Paes bermula. Stekelenburg yang kala itu menjadi pelatih Belanda U-19, melihat potensi besar pada diri Paes, sehingga menurunkannya di pertandingan uji coba melawan Jerman U-19 pada 5 September 2016.
Setelah itu, Paes pun menjadi langganan di Timnas Belanda kelompok umur di tingkatan atasnya. Baik di level U-20 maupun U-21, Paes selalu mendapatkan tempat di timnas, imbas dari keputusan jeli yang dilakukan oleh Maarten Stekelenburg tersebut.
Sekadar informasi, Stekelenburg sendiri bukanlah orang sembarangan di pentas persepakbolaan Belanda. Menyadur laman transfermarkt.com, pria kelahiran 1982 tersebut telah memperkuat Der Oranje sebanyak 63 kali.
Tak hanya itu, klub-klub mapan Eropa pun sempat menjadi pelabuhan karier dari penjaga gawang yang satu ini. Selain memperkuat Ajax di Liga Belanda, Stekelenburg juga pernah berkarier bersama Fulham, Everton, Southampton, AS Monaco hingga klub raksasa Italia, AS Roma.
Sepertinya, kita perlu berterima kasih pula kepada Maarten Stekelenburg yang telah mempercayai Maarten Paes di awal karier internasionalnya ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Hasil Argentina vs Chile: Tanpa Lionel Messi, La Albiceleste Menang Telak 3-0
-
Gemilang Lawan Arab, Maarten Paes Siap Turun Lagi Saat Jumpa Australia?
-
Media Vietnam Puji Ketangguhan Indonesia Saat Tahan Imbang Arab Saudi
-
Tampil Gemilang di Laga Debut Timnas Indonesia, FC Dallas Puji Performa Maarten Paes
-
Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Roberto Mancini Ngamuk Cari-cari Alasan
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?
-
Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu
-
Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan
-
Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup