Dominasi Australia atas Timnas Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Mengingat status The Socceroos yang merupakan salah satu langganan Piala Dunia, ranking FIFA tinggi, hingga deretan pemain berkualitas maupun pelatih berkelas. Melansir laman Transfermarkt, mereka memiliki nilai pasar mencapai Rp751,32 miliar dengan 92% penggawanya bermain di kompetisi luar negeri.
Angka tersebut masih jauh di atas skuad Garuda. Head to head kedua kesebelasan pun didominasi oleh Australia. Pertama dan terakhir kali pasukan Merah Putih berhasil mengalahkan mereka adalah pada 1981 silam. Bahkan di pertandingan Piala Asia bulan Januari 2024 lalu, The Socceroos sukses meraih kemenangan telak dengan empat gol tanpa balas.
Mengalahkan Timnas Indonesia yang berstatus sebagai tim debutan di kualifikasi putaran ketiga, sekaligus menghuni peringkat FIFA terendah dalam Grup C seharusnya menjadi hal yang mudah bagi Matthew Ryan dkk. Namun nyatanya, kini skuad Garuda yang dinahkodai oleh pelatih Shin Tae Yong mempunyai peluang meraih kemenangan karena 3 hal berikut.
1. Start Baik di Jeddah Perkuat Mentalitas Pemain
Nasib berbeda yang dialami Indonesia dan Australia pada pertandingan perdana sempat menjadi sorotan. Di mana Indonesia mampu memaksa tim asuhan Roberto Mancini untuk berbagi poin. Meski buka tiga angka penuh, tetapi setidaknya satu poin dari Arab Saudi kemarin mampu meningkatkan mentalitas dan kepercayaan diri para pemain.
Sementara itu, Australia justru secara mengejutkan takluk di hadapan Bahrain. Laga kandang tersebut diwarnai gol bunuh diri dan kartu merah yang membuat The Socceroos menderita kerugian besar. Selain kehilangan striker andalan, mereka juga gagal meraih poin.
2. Wajah Baru di Kubu Timnas Indonesia
Setidaknya ada enam pemain anyar yang berpotensi mengejutkan Australia. Keenam nama tersebut meliputi Ragnar Oratmangoen, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Jay Idzes, hingga Maarten Paes. Ketika Timnas Indonesia bertemu Australia pada Piala Asia kemarin, pemain-pemain tersebut belum memperkuat skuad Garuda.
Dengan demikian, pasukan Merah Putih dipastikan bakal menampilkan kekuatan baru. Barisan pertahanan Indonesia pun semakin kuat, menyusul kehadiran Maarten Paes yang langsung menorehkan debut gemilang di laga kontrak Arab Saudi.
3. Dukungan Penuh dan Doa dari Suporter
Fanatisme pendukung Timnas Indonesia memang sudah menjadi rahasia umum. Lebih dari 60 ribu lembar tiket yang disediakan PSSI ludes terjual, menandakan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan dipadati oleh para suporter Merah Putih.
Doa maupun dukungan yang mengalir deras untuk kiprah para pemain besutan Shin Tae Yong diyakini memberikan semangat tambahan dan meningkatkan mentalitas Jay Idzes CS. Status tuan rumah menjadi keunggulan tersendiri bagi pasukan Merah Putih.
Tentu menarik ditunggu, akankah Timnas Indonesia bisa menciptakan sejarah baru malam ini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru
-
Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?
-
Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
Artikel Terkait
-
Australia Bertekad Bungkam Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Janjikan Kejutan Ini
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia: The Professor hingga Trio Bomber On Fire!
-
Kembali Bersua Australia, Saatnya Justin Hubner Buktikan Kebenaran Perkataannya!
-
Australia Alami Kerugian Jelang lawan Timnas Indonesia, Netizen: Semesta Tidak Ingin Kalian Menang
-
2 Pemain Serie A Liga Italia 'Keroyok' Jay Idzes di GBK
Hobi
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
Terkini
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara
-
Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?
-
Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?