Persib Bandung menjamu Port FC di Stadion Si Jalak Harupat dalam laga perdana AFC Champions League (ACL) 2 2024/2025.
Pertandingan ini menjadi duel yang menarik, sebab skuad Pangeran Biru menghadapi tantangan dari perwakilan Thailand yang diperkuat oleh Asnawi Mangkualam.
Diketahui, Asnawi Mangkualam kini memang berkarier di Liga Thailand bersama Port FC. Mantan pemain PSM Makassar itu langsung tampil sebagai starter dan membawa timnya untuk meraih kemenangan tipis atas tim asuhan Bojan Hodak.
Tim tamu tampil dominan dan menguasai 60 persen jalannya pertandingan. Sedangkan 40 persen sisanya dimiliki oleh Persib Bandung.
Port FC beberapa kali menebar ancaman ke gawang Kevin Mendoza, terutama di menit ke-27 dan 38 melalui tandukan kepala Losana Doumbouya.
Beruntung, sundulan tersebut masih diselamatkan tiang gawang Pangeran Biru sehingga babak pertama ditutup skor imbang 0-0.
Pelatih Bojan Hodak melakukan sejumlah rotasi dengan memasukkan Marc Klok, Tyrone del Pinno, Ciro Alves, Rachmat Irianto, hingga Lima M.
Port FC pun sama. Kanitsrubampen, Chamratsamee, Aukke, Charoenrattanapirom, dan Willen untuk menyegarkan tim. Rupanya pergantian pemain tim tamu berjalan lebih efektif, lantaran Willen yang masuk sebagai pemain pengganti mampu mencetak gol tunggal di menit ke-89.
Skor 0-1 bagi kemenangan Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Mau tak mau, Persib Bandung pun harus merelakan tiga poin perdana untuk anak asuhan pelatih Rangsan Viwatchaichok.
Diwarnai Keributan Asnawi Mangkualam dan Dimas Drajad
Salah satu momen menarik yang menjadi perbincangan hangat bagi para penggemar sepak bola adalah keributan yang terjadi di antara dua penggawa Timnas Indonesia, yakni Asnawi Mangkualam dan Dimas Drajad. Diketahui memang Persib Bandung diperkuat oleh sejumlah pemain yang berlabel skuad Garuda.
Momen ini terjadi di akhir babak pertama. Sebelum turun minum, Asnawi Mangkualam mencoba menghalau serangan Persib Bandung dengan menjegal pergerakan Dimas Drajad. Namun dari tayangan ulang yang disajikan, ternnyata kapten pasukan Merah Putih itu menendang kaki Dimas.
Dimas Drajad yang jatuh pun seakan tidak terima. Ia bangun kemudian mengejar Asnawi Mangkualam dan aksi dorong mendorong tak bisa dihindari. Saking panasnya situasi yang ada di lapangan, rekan-rekan dari kedua pemain tersebut berupaya untuk saling menenangkan.
Rupanya laga ini disaksikan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, yaitu Shin Tae Yong. Juru taktik asal Korea Selatan itu hadir menonton di tribun bersama asistennya. Setelah pertandingan selesai, Asnawi Mangkualam mengonfirmasi bahwa ia tidak berniat untuk mencederai koleganya.
Asnawi pun turut menjelaskan bahwa dirinya tak memiliki masalah pribadi dengan Dimas Drajad. Bahkan di akhir laga, mereka juga sudah berbaikan dan bertukar jersey.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lamine Yamal dan Pembuktian Kualitas di Laga Spanyol vs Belgia
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di AFF 2026, Kenapa?
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Piala Dunia 2026: Jangan Biarkan Rivalitas Sepak Bola Merusak Pertemanan
-
Kylian Mbappe Tunda Euforia usai Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Persib Ditekuk Port FC, Bojan Hodak: Ini Liga Champions, Bung!
-
Pelatih Port FC Akui Sulit Kalahkan Persib, Rangsan Vivatchaichok: Ini Tim Bagus
-
Port FC Pecundangi Persib, Asnawi Mangkualam Soroti Bobotoh
-
Graham Arnold Kelar, Giliran 'Nyawa' Pelatih 10 Piala Ini di Tangan Shin Tae-yong
-
Ditonton Shin Tae-yong, Asnawi Mangkualam dan Dimas Drajad Justru Ribut di Persib vs Port FC
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Argentina vs Swiss: Adu Kecerdasan Taktik Demi Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Buktikan Tim Kelas Juara dan Siap Lawan Prancis
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Jelang Laga, Swiss Klaim Punya Cara Meredam Messi Cs Demi Lolos Semifinal
Terkini
-
Misteri Gua Sri Bolong
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
Warner Bros Garap Ulang Film Free Willy, Russo Brothers Jadi Produser
-
Review Dokumenter The Man Will Burn: Ketika Eksperimen Sosial Berbenturan dengan Ambisi Miliarder
-
Kopdes Bisa Dibangun Cepat, Mengapa Fasilitas Kesehatan Primer Tidak?