Kampanye Timnas Indonesia U-20 dalam memperebutkan satu tiket putaran final gelaran Piala Asia U-20 bakal dimulai dengan melawan wakil Asia Selatan, Maladewa. Laman AFC merilis, pertarungan antara Indonesia melawan negara kepulauan di Asia Selatan tersebut bakal berlangsung pada Rabu, 25 September 2024 di Stadion Madya.
Dilansir laman Suara.com pada Selasa (24/9/2024), Maladewa sejatinya bukan lawan yang cukup menyulitkan bagi anak asuh Indra Sjafri tersebut. Dengan status sebagai tuan rumah dan kepercayaan diri yang cukup tinggi, Pasukan Muda Merah Putih diprediksi bakal mampu mengamankan tiga poin dari sang lawan di laga pembuka ini.
Meskipun diunggulkan untuk bisa merengkuh poin sempurna, namun sejatinya skuat yang dibentuk oleh coach Indra Sjafri ini masih menyisakan sebuah PR besar dalam permainannya. Hingga menjelang pertarungan melawan Maladewa ini, tim yang dibesut oleh pelatih berdarah Sumatera Barat tersebut masih belum menemukan kestabilan permainan di sektor tengah mereka.
Absennya Kafiatur Rizky yang masih harus berkutat dengan cedera, membuat lini tengah Indonesia U-20 belum benar-benar menemukan pemain tengah yang bisa menggetarkan kalibrasi permainan permainan secara utuh.
Memang, jika kita melihat laman transfermarkt.com, coach Indra memboyong lima pemain yang bisa beroperasi di sentral lini tengah. Nama-nama seperti Figo Dennis dan Toni Firmansyah, besar kemungkinan masih akan menjadi andalan coach Indra di sektor ini. Sementara tiga nama lainnya, yakni Aditya Warman, Fanfi Pamungkas dan Maouri Simon, mungkin akan menjadi opsi-opsi lanjutan dalam tambal sulam formasi lini tengah.
Namun perlu dicatat, kolaborasi Figo Dennis dan Toni Firmansyah, harus diakui tak sebaik ketika ada Kafiatur Rizky di dalamnya. Pentas Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu, menjadi bukti sahih bahwa kehadiran Kafiatur merupakan sebuah pembeda di dapur pacu permainan Garuda Muda.
Dan sayangnya, ketiadaan seorang Kafiatur di lini tengah Indonesia tak bisa ditambal oleh kehadiran para pemain lain, setidaknya hingga saat ini. Maouri Simon yang sempat menampilkan permainan memikat saat Indonesia mengalahkan Argentina di penta Seoul Earth On Us 2024 lalu, justru tampil kurang nyetel dengan kompatriotnya di lini tengah ketika dimainkan melawan Thailand di laga kedua.
Sebuah krisis yang mau tak mau harus segera dibenahi oleh coach Indra. Karena jika bisa lolos ke putaran final, hal-hal seperti ini bisa menjadi sebuah peluang besar bagi lawan untuk mematahkan perlawanan Pasukan Muda Merah Putih di turnamen yang sesungguhnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Gabung Port FC, Asnawi Mangkualam: Lebih Baik di Liga Thailand Daripada ke Indonesia
-
Paul Scholes kepada Mees Hilgers Dkk: Manchester United Sepele
-
Welber Jardim Banjir Dukungan usai Menghilang dari Timnas Indonesia U-20
-
Siapa Paling Cuan? Daftar Pemain Timnas Indonesia Cari Duit di Konten Eksklusif Instagram
-
Berapa Umur Julian Oerip? Pemain Muda yang Bisa Jadi Masa Depan Timnas Indonesia
Hobi
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
-
Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman
-
Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
Terkini
-
Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober
-
Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri
-
4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor