Persis Solo masih belum bisa keluar dari tren buruk di awal musim BRI Liga 1 2024-2025. Dilansir dari laman ligaindonesiabaru.com, Laskar Sambernyawa berada dalam zona bahaya karena terjebak di urutan ke-15 dari 18 peserta kompetisi. Kekalahan dari Persik Kediri menjadi kekalahan kelima dari enam laga yang telah dijalani.
Menanggapi hasil mengecewakan tersebut, manajemen Persis Solo bergerak cepat dengan mencopot Milomir Selsija dari kursi kepelatihan. Meski tak disebutkan secara gamblang terkait status Milo saat ini, manajemen sudah menunjuk Yogie Nugraha sebagai pelatih caretaker.
Selain itu, seluruh pemain juga diberi waktu libur selama satu hari guna memulihkan fisik maupun mental usai mereka ditaklukkan Persik Kediri. Sebelumnya Milomir Selsija menilai tim tidak mampu mengubah peluang yang dimiliki pada laga menghadapi pasukan Macan Putih.
“Kami berusaha sebaik mungkin, tetapi kami selalu berada di momen krusial. Kami ingin menang, tapi kami juga melakukan kesalahan yang sama. Kesalahan yang sama saat melawan Persebaya, PSIS Semarang, sekarang pertandingan melawan Persik Kediri,” kata pria berkebangsaan Bosnia tersebut, Kamis (26/9/2024).
Persis Solo Bakal Lebih Moncer di Tangan Yogie Nugraha?
Dipercaya memimpin tim, Yogie Nugraha akan disokong oleh dukungan staf kepelatihan seperti Tithan Wulung, Eddy Harto, hingga Felipe Chaves. Kini manajemen bersama jajaran pelatih sedang fokus mempersiapkan tim untuk bertanding menghadapi Semen Padang FC.
Laga tersebut akan digelar di Stadion Pakansari, dan tim dijadwalkan bertolak ke Bogor menjalani rangkaian pertandingan pada Jumat (27/9/2024). Lebih lanjut, klub memberikan dukungan sekaligus menaruh kepercayaan penuh kepada segenap tim.
Manajemen pun berharap semua elemen bisa bersinergi dan beriringan memberikan dukungan terbaik bagi kiprah pasukan Laskar Sambernyawa. Tak ada pilihan lain, mau tak mau Persis Solo memang harus lekas bangkit agar bisa mengamankan posisinya di klasemen.
Mengemban amanah sebagai pelatih caretaker, Yogie Nugraha sempat mengambil bagian di Timnas Indonesia U-17 dengan menjadi pelatih fisik. Sebelumnya, ia pun sempat dipercaya sebagai asisten pelatih Bali United pada tahun 2021 lalu.
Tentu pengalaman-pengalamannya di jajaran kepelatihan diharapkan mampu membuat Persis Solo, setidaknya terhindar dari kekalahan lagi. Menarik ditunggu, akankah Yogie Nugraha berhasil mengantar Laskar Sambernyawa lepas dari papan bawah klasemen?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Piala Dunia Memang Milik Semua Orang, Tak Perlu Malu Jadi Fans Jalur FOMO?
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Dimas Drajad Masih Haus Gol, Madura United Bakal Jadi Korban?
-
Pulih dari Cedera, David da Silva Bisa Perkuat Persib Bandung Hadapi Madura United?
-
BRI Liga 1: Malut United Bertekad Bangkit, Tren Positif PSS Bakal Terputus?
-
BRI Liga 1: PSIS Dihuni Pemain Berkualitas, Joel Cornelli Katakan Hal Ini
-
BRI Liga 1: Hadapi Arema FC, PSIS Semarang Harap Kembali Raih Hasil Positif
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Mentalitas Baja Samurai Biru: Mengapa Jepang Layak Jadi Kuda Hitam Paling Berbahaya
Terkini
-
5 Sepatu Bola Terbaik 2026: Harga Mulai 100 Ribuan, Kualitas Nggak Main-Main
-
Stop Drama di Depan Kamera: Rakyat Butuh Hasil Kerja, Bukan Air Mata
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
-
Shrek, Fiona, dan Donkey Kembali! Trailer Perdana Shrek 5 Resmi Rilis
-
The 9th INAMICE 2026 Angkat Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta