Pasukan Muda Merah Putih yang tergabung dalam skuat Timnas U-20, bakal melakoni laga penentuan kelolosan di babak Kualifikasi Piala Asia. Menyadur laman Suara (28/9/2024), Timnas Indonesia bakal berhadapan dengan Yaman U-20, yang berasal dari kawasan Timur Tengah.
Meskipun tak harus memaksakan kemenangan di laga ini untuk bisa lolos ke putaran final gelaran di China tahun depan, namun sejatinya laga melawan Yaman ini merupakan ujian yang sebenarnya bagi Pasukan Garuda Muda yang berstatus sebagai tuan rumah.
Alasannya pun cukup logis, karena dari tiga lawan yang dihadapi oleh Indonesia di grup F ini, Yaman merupakan negara yang paling bagus kualitas pemain dan permainanya. Maka tak berlebihan jika Timnas Indonesia U-20 harus bermain serius dan memusatkan fokus mereka pada pertandingan kali ini.
Berbeda dengan Maladewa dan Timor Leste yang memiliki permainan tak terlalu rapi, Yaman U-20 memiliki gaya bermain yang jauh lebih rapi. Bola-bola cepat yang mengandalkan kecepatan sayap, dipadu dengan kekuatan fisik khas permainan Timur Tengah, dipastikan akan membuat para pemain Garuda Muda bekerja lebih keras lagi meski hanya sekadar membutuhkan hasil seri.
Terlebih, di kubu sebelah, Yaman dipastikan akan mengejar kemenangan demi bisa mengamankan tiga poin, sekaligus mengamankan jalur otomatis lolos ke putaran final Piala AFF U-20 ini. Dan hal inilah yang disinyalir akan membuat Yaman tampil all out, karena tendensi mereka untuk bisa mengkudeta Indonesia dari pucuk pimpinan klasemen grup F.
Seperti halnya melawan negara-negara lain dari kawasan Timur Tengah, melawan Yaman bukanlah sebuah hal yang bisa dianggap enteng. Permainan mereka yang seperti tim sekawasan, selalu saja menjadi momok bagi tim-tim dari kawasan lainnya di benua Asia.
Dan lagi, peringkat mereka di FIFA bukanlah sebuah representasi kualitas mereka. Memang, di laman FIFA, saat ini mereka berada di posisi ke-155 dunia. Namun perlu digarisbawahi, anjloknya peringkat Yaman sendiri dikarenakan mereka sering mendapatkan sanksi dari FIFA karena skandal-skandal persepakbolaan yang terjadi.
Jadi, untuk kali ini Timnas U-20 harus benar-benar fokus, karena sejatinya, ujian sesungguhnya mereka adalah di laga ketiga melawan Yaman ini.
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Pemain Keturunan Kabupaten Batang Siap-siap Kena 'PHK' saat Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Gabung Timnas
-
Tak Perlu Cemas, Timnas Indonesia Punya Dua Modal Positif untuk Atasi Yaman
-
Siapa Keziah Veendorp? Gelandang Keturunan Incaran PSSI yang Kini Bela Klub 'Rival' Indonesia
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Yaman, Jens Raven Masuk Trio Gedor!
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong