Nama Paulo Meneses masih cukup asing di persepakbolaan tanah air. Baru-baru ini dirinya ditunjuk untuk menukangi Madura United yang masih berusaha bangkit dari keterpurukan di BRI Liga 1 menggantikan Widodo Cahyono Putro.
Melansir laman ligaindonesiabaru.com, juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut menilai bahwa Madura United adalah tim yang besar. Hal itu terbukti dari prestasi pasukan Laskar Sape Kerrab di musim sebelumnya yang berhasil melaju ke partai final dan menjadi runner up.
“Saya pikir Madura United tim bersejarah. Tim besar. Musim terakhir, mereka mencapai babak final kompetisi ini. Saya pikir ini capaian, yang sangat baik,” kata Meneses, Minggu (6/10/2024).
Lebih lanjut, agenda penting Madura United berikutnya adalah hal yang paling mencuri perhatian. Di mana Jordy Wehrmann CS akan bermain di AFC Challenge League. Ia pun mengaku sangat termotivasi menatap ajang bergengsi di Asia tenggara itu.
Diketahui bahwa pertandingan pembuka dalam AFC Challenge League akan dimulai pada Minggu (27/10/2024) mendatang. Laskar Sape Kerrab akan bertemu dengan SP Falcon, salah satu tim asal Mongolia. Kemudian dilanjut menghadapi tim perwakilan Kamboja, yakni Preah Khan Reach Svay Rieng FC.
“Satu hal penting, yang perlu dipikirkan, bermain di AFC, saya pikir ini sangat menarik. Kami sangat termotivasi. Bukan hanya bermain di sini, di liga (Indonesia), tapi juga melawan tim dari negara lain,” sambungnya.
Kini Paulo Meneses telah memimpin latihan penggawa Madura United FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) sejak Jumat (4/10) atau pertama kali diumumkan. Beban berat ada di pundaknya, menyusul situasi tak ideal yang dialami oleh skuad asal Jawa Timur tersebut.
Madura United tengah berada di zona merah karena menempati urutan ke-17 klasemen sementara. Mereka baru bisa mengemas 3 poin dari 7 pertandingan yang sudah dijalani. Tentu bukan sebuah catatan manis yang diharapkan.
Laskar Sape Kerrab hanya berjarak satu poin dan satu tingkat dari PSS Sleman yang menjadi juru kunci. Mau tak mau mereka memang harus lekas bangkit agar bisa terselamatkan dari zona degradasi. Di pekan berikutnya, Madura United akan menghadapi ujian sulit dari PSM Makassar.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Real Madrid Babak Belur Demi Final Copa del Rey, Carlo Ancelotti Buka Suara
-
PSM Makassar Konsentrasi Hadapi CAHN FC, 2 Pemain Ini Diramal Jadi Ancaman
-
Arne Slot Soroti Rekor Unbeaten Everton, Optimis Menangi Derby Merseyside?
-
Carlo Ancelotti Wajib Jaga Fokus Pemain, Imbas Jadwal Padat Real Madrid?
Artikel Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
-
Dear Jakmania! Persija Kibarkan Bendera Putih untuk Jadi Juara BRI Liga 1
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern