Dua laga tandang bagi Timnas Indonesia di Grup C babak kualifikasi Piala Dunia 2026 hanya tinggal menghitung hari. Pasukan Merah Putih yang dikomando oleh pelatih Shin Tae-yong akan lebih dulu mampir ke markas Bahrain, tepatnya di Stadion Nasional Bahrain, Riffa.
Duel krusial tersebut bakal digelar hari Kamis (10/10/2024). Skuad Garuda digadang-gadang tampil semakin percaya diri dengan start yang terbilang manis di dua pertandingan sebelumnya. Sebab Jay Idzes CS telah mengantongi dua poin penting dari Arab Saudi dan Australia.
Bentrok melawan Bahrain nantinya diwarnai aroma-aroma balas dendam. Sebab pada pertemuan terakhir 2012 lalu, Timnas Indonesia dihajar habis-habisan oleh The Reds melalui sepuluh gol tanpa balas. Tentu laga besok akan menjadi panggung revans yang sangat menarik dinantikan.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberi peringatan keras untuk Bahrain menjelang jadwal mereka menjamu skuad Garuda. Hal ini tak lepas dari kekuatan baru nan semangat juang yang diusung para pemain.
“Bahrain dengan tiga poin akan menyambut Indonesia yang berbahaya dan mengincar lebih banyak (poin) lagi setelah menahan imbang Arab Saudi dan Australia dalam pertandingan pembuka mereka,” tulis AFC dalam pernyataan resminya, Senin (7/10/2024).
Pelatih Bahrain Sadari Ketangguhan Timnas Indonesia
Meski secara peringkat FIFA unggul di atas kertas, Dragan Talajic selaku pelatih kepala Timnas Bahrain mengakui bahwa menaklukkan tim asuhan pelatih Shin Tae-yong berpotensi sulit dilakukan. Meski ada sejumlah anggapan yang menyebut mereka bakal mudah mengalahkan Indonesia.
Ia pun menegaskan bahwa seluruh pemainnya siap tempur dan memberikan perlawanan yang sengit.
“Indonesia adalah tim bertahan yang sangat bagus. Mereka bermain melawan Arab Saudi dan Australia dan hanya kebobolan satu gol. Transisi dan serangan balik mereka juga bagus. Kami harus mengatasinya, dan karena hal-hal ini kami harus bersabar, fokus penuh, dan kami harus menunggu peluang kami,” ujarnya kepada gdonline.
Juru taktik asal Montenegro tersebut ikut menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia yang semakin kuat karena kehadiran pemain-pemain Liga Eropa. Keberadaan mereka dinilai membuat pasukan merah putih menjadi lawan yang layak diwaspadai.
Mengintip klasemen sementara Grup C, saat ini Bahrain berada di urutan ketiga atau satu tingkat di atas Indonesia. Sebab mereka sudah mengamankan tiga poin karena menumbangkan Australia, sebelum akhirnya takluk di tangan Jepang dengan lima gol tanpa mampu membalas.
Dragan Talajic memanggil 23 pemain untuk menghadapi skuad Garuda. Mayoritas diisi oleh pemain yang berkarier di liga domestik, sedangkan dua penggawa yang merumput di luar negeri adalah Mohamed Marhoon (Kuwait SC) dan Moses Atede yang bermain di Malaysia bersama Kuching City.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
Artikel Terkait
-
Marselino Ferdinan Bikin Kesalahan di Latihan Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Thom Haye Protes
-
Meski Dihuni Para Bek Terbaik, Bukan Berarti Lini Pertahanan Indonesia Bebas dari Masalah
-
Catat Performa Baik di Klub, Asnawi Mangkualam Bisa Saingi Sandy Walsh di Timnas?
-
Meski Optimis Menang, Timnas Indonesia Tak Boleh Remehkan Bahrain karena Hal Ini
-
Kata-kata Penyerang Bahrain Jelang Laga Hadapi Timnas Indonesia
Hobi
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!
Terkini
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza