Regulasi FIFA yang diterapkan dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada akhirnya meninggalkan dilema, termasuk bagi Shin Tae-yong. Pelatih berusia 53 tahun itu mau tak mau harus mencoret 4 dari 27 nama Timnas Indonesia yang dibawa.
Diketahui, kini skuad Garuda akan menjalani laga tandang yang penting dengan menghadapi Bahrain dan China. Tentu sejumlah pemain yang dicore menjadi misteri dan pertanyaan bagi para suporter pasukan Merah Putih.
Melansir rangkuman suara.com pada Rabu (9/10/2024), Timnas Indonesia dihuni oleh pemain-pemain bertalenta. Hal tersebut menjadi keuntungan, sekaligus tantangan tersendiri untuk Shin Tae-yong meramu komposisi tim terbaik.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Pratama Arhan digadang-gadang sebagai salah satu pemain yang akan dicoret. Sebab duet Shayne Pattynama dan Calvin Verdonk di lini belakang membuat posisinya kian terjepit. Ditambah dengan minimnya menit bermain di klub, yakni Suwon FC.
Duet anyar dua pemain berdarah Indonesia-Belanda ini membuat Arhan harus bekerja keras dalam mempertahankan perannya. Kemudian ada Muhammad Ferarri, pesepak bola muda milik Persija Jakarta yang juga menjadi korban persaingan ketat di lini tengah.
Lantaran performa konsisten Rizky Ridho masih terlalu sulit untuk ditandingi. Apalagi skuad Garuda pun kedatangan pemain anyar, Mees Hilgers yang membuat peluang Ferarri untuk bersaing jadi menipis. Dengan potensi yang besar, ia masih memerlukan waktu agar dapat membuktikan diri.
Lebih lanjut, dua nama terakhir yang dinilai bakal dipulangkan adalah Hokky Caraka dan Malik Risaldi. Diketahui bahwa Timnas Indonesia memiliki stok juru gedor yang melimpah. Mereka memang punya kecepatan dan naluri mencetak gol yang baik, tetapi kemampuan finishing masih perlu ditingkatkan.
Wewenang Keputusan di Tangan Shin Tae-yong
Tentu tidak ada yang lebih mengetahui kebutuhan Timnas Indonesia selain Shin Tae-yong. Sebagai juru taktik berpengalaman, tentu dirinya akan menentukan pemain terbaik yang diperlukan oleh skuad Garuda dalam menghadapi Bahrain dan China.
Benar, keputusan akhir berada di tangan Shin Tae-yong sepenuhnya. Berbagai aspek seperti performa pemain saat latihan, kondisi fisik, juga strategi yang disiapkan bakal menjadi bahan pertimbangan.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban