Bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan kini menjadi sorotan oleh banyak pihak. Kendati hampir selalu tampil memukau saat membela skuad garuda, mantan pemain PSIS Semarang ini masih kurang mendapatkan menit bermain di klubnya saat ini, yakni Suwon FC. Pasalnya, mantan wakil kapten timnas U-23 ini hanya diturunkan sebanyak 2 laga sejauh ini. Bahkan, koefisien bermainnya hanya 4 menit dari 2 laga tersebut.
Pratama Arhan memang dikenal cukup jarang mendapatkan menit bermain bersama klubnya sejak menjadi pemain abroad di awal tahun 2022 silam. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, saat dirinya pindah ke klub Jepang, Tokyo Verdy, dirinya hanya bermain sebanyak 4 laga di pertandingan resmi selama 2 musim. Sisanya dirinya hanya diturunkan saat laga pra-musim melawan tim level Universitas atau lokal.
Hal inilah yang membuat banyak pihak meragukan dirinya akan bertahan lama di Suwon FC. Sejauh ini, Pratama Arhan hanya dikontrak selama semusim saja di Suwon FC meskipun ada opsi perpanjang kontrak. Namun, beberapa pihak menyebut setelah dirinya habis kontrak di tim yang berkompetisi di kasta ke-1 liga Korea Selatan tersebut, Pratama Arhan akan kembali ke liga Indonesia.
Klub Semen Padang Disebut Minati Pratama Arhan
Ditengah-tengah kepastian karir Pratama Arhan di klub Suwon FC yang belum jelas, kini, klub BRI Liga 1, yakni Semen Padang menyatakan berminat untuk merekrut pemain yang juga pernah merumput di liga Jepang tersebut. Melansir dari laman berita suara.com (21/10/2024), pemilik klub Semen Padang, Andre Rosiade menyatakan cukup tertarik untuk memakai jasa Pratama Arhan sebagai pemain pinjaman dari Suwon FC.
“Bagaimana pendapat pendukung Timnas Indonesia kalau selama libur dua bulan sebelum masuk ke klubnya musim depan, untuk menjaga kondisi, Pratama Arhan bermain di Semen Padang?”, ujar Andre Rosiade di akun instagram pribadinya.
Hal ini memang cukup memungkinkan menginta K1 League musim 2025 akan baru dimulai pada Januari 2025 mendatang. Hal ini tentunya membuat Pratama Arhan bisa membela klub lain dengan status peminjaman sekaligus mendapatkan menit bermain. Di sisi lain, Semen Padang juga berkesempatan mempermanenkan kontrak sang pemain apabila klub Suwon FC memang tak jadi memperpanjang kontraknya di musim depan.
Jadi, bagaiman menurutmu, apakah tawaran klub Semen Padang ini cukup realistis?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
Teman Dekat Prabowo, 3 Negara Top yang Bisa Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia
-
Resmi! Pemain Keturunan Berambut Pirang Siap Bela Timnas Indonesia, Ngaku Berdarah Bogor!
-
Polemik Timnas Indonesia: Mana yang Lebih Baik, Pindah Regional atau Membagi Asia dalam 2 Konfederasi?
-
Elkan Baggott Bawa Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia vs Jepang, Asisten Pelatih: Sulit untuk...
-
Siapa Dean James? Pemain Keturunan Surabaya yang Ingin Main di Timnas Indonesia
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam