Herve Renard sudah tidak asing lagi dalam kepemimpinan Timnas Arab Saudi. Keberhasilannya membawa The Green Falcons melaju ke Piala Dunia 2022 di Qatar hingga menumbangkan Argentina pada laga perdana merupakan pencapaian yang tak terlupakan.
Seperti diketahui, salah satu tim kuat dari Timur Tengah itu secara mengejutkan membungkam Argentina dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan pembuka. Sebelumnya ia meninggalkan kursi kepelatihan karena ditunjuk untuk menukangi timnas Prancis wanita untuk Piala Dunia dan Olimpiade Paris 2024.
Kini Herve Renard sudah resmi mengisi kekosongan Roberto Mancini yang telah dipecat sejak Jumat (25/10/2024).
“Saya memang tidak berniat pergi. Namun, saat negara membutuhkanmu, Anda harus merespons. Perjalanan saya dengan Arab Saudi belum berakhir. Puji Tuhan, saya kembali,” kata pelatih berkebangsaan Prancis tersebut seperti dikutip dari Antara News, Minggu (27/10/2024).
Timnas Arab Saudi mengontrak Renard hingga akhir 2025 mendatang, tetapi ada opsi perpanjangan kontrak sampai Piala Asia 2027 berakhir. Kini Abdulrahman Ghareeb dan kolega menempati peringkat ketiga dalam Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3.
Peluang Skuad Garuda Curi Kemenangan Makin Terbuka?
Mengingat rekam jejak Herve Renard yang sudah berpengalaman di persepakbolaan Arab Saudi, dirinya dinilai tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Hal ini bisa menjadi peringatan tersendiri bagi Timnas Indonesia agar tetap berhati-hati.
The Green Falcons dijadwalkan bertandang ke tanah air pada 19 November mendatang dalam rangkaian kualifikasi Piala Dunia. Di leg pertama, tim asuhan Shin Tae-yong telah berhasil memaksa mereka untuk berbagi poin karena pertandingan berakhir lewat skor imbang 1-1.
Pelatih Shin Tae-yong mengaku tak gentar dengan pergantian pelatih di kubu lawan. Melansir suara.com, juru taktik asal Korea Selatan itu optimis para pemainnya bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
“Timnas tidak punya waktu sehingga tidak mudah mengganti pemain secara drastis hannya dengan mengganti pelatih. Saya tahu kecenderungan unik yang dimiliki para pemain Saudi,” ujarnya dalam laman Isplus, salah satu media Korea Selatan.
“Ini tidak akan berubah secara signifikan,” sambung STY.
Lebih lanjut, ia menargetkan poin penuh agar bisa bersaing dalam Grup C. Indonesia yang ada di peringkat kelima hanya memiliki selisih dua poin dari posisi keempat. Peluang bagi Jay Idzes dan kolega lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar.
“Saya mengumpulkan mentalitas saya sekali lagi,” tutup Shin Tae-yong.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
Artikel Terkait
-
Cek Fakta: PSSI Putuskan Timnas Indonesia Keluar dari AFC dan Pindah ke Zona Oseania
-
Saddil Ramdani Cetak Gol Lagi, Bantai Mantan Klub Andik Vermansah
-
Sepak Bola Jepang: Dirintis Sejak 128 Tahun Lalu hingga Ditopang Lotere
-
Daftar Peraih AFC Annual Awards 2023: PSSI dan Timnas Indonesia Tanpa Penghargaan!
-
3 Pemain Lokal Timnas Indonesia yang Layak Dapat Kesempatan Tampil Lawan Jepang dan Arab Saudi
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer