Setelah Timnas Indonesia senior, Timnas Indonesia U-20 dan Timnas Indonesia U-17 memastikan langkah mereka di putaran final gelaran Piala Asia di level masing-masing, Timnas Indonesia U-23 juga bakal memiliki misi serupa. Meskipun belum dimulai dan pihak AFC juga belum memastikan pembagian grup babak kualifikasi, namun untuk saat ini Pasukan Muda Merah Putih bisa dikatakan telah memiliki modal mewah untuk menjalaninya.
Dilansir laman assets.the-afc.com, babak kualifikasi Piala Asia U-23 ini sendiri sejatinya baru akan dimulai pada tahun depan. Dalam kalender AFC, pertarungan para member konfederasi sepak bola benua kuning tersebut direncanakan akan dimulai pada bulan September 2025, sementara penyelenggaraan putaran finalnya akan dilangsungkan pada bulan Januari 2026.
Uniknya, di babak kualifikasi nanti, Pasukan Garuda Muda masih bisa memainkan beberapa pemain andalannya di lintas kelompok umur. Dengan asumsi pemain yang eligible dimainkan adalah kelahiran 1 Januari 2003 atau sesudahnya, skuat Indonesia akan dihiasi oleh wajah-wajah familiar yang selama ini menjadi andalan di Timnas Indonesia.
Seperti misal, dari level Timnas Indonesia senior, Pasukan Garuda Muda masih bisa mengandalkan nama-nama tenar langganan pemanggilan STY seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Rafael Struick, maupun Hokky Caraka.
Amunisi ini kembali bertambah jika kita membedah Pasukan U-23 maupun U-23 yang dipanggil untuk turnamen terakhir. Nama-nama berkelas seperti Dony Tri Pamungkas, Arkhan Fikri, Muhammad Ferarri, maupun Rayhan Hannan dan Daffa Fasya masih bisa mewarnai perjuangan Timnas Indonesia U-23 karena tercatat lahir setelah 1 Januari 2003.
Nama-nama ini tentunya akan terus bertambah dalam rentangan waktu kurang lebih satu tahun ke depan, mengingat babak kualifikasi Piala Asia U-23 sendiri masih akan dimainkan di bulan September tahun depan.
Dengan persiapan yang matang, tentunya Pasukan Muda Merah Putih memiliki peluang besar untuk bisa melaju ke turnamen utama di Arab Saudi nanti. Terlebih lagi, menyadur informasi yang ada di laman Suara.com (30/10/2024) mereka juga kemungkin berada di pot 1 alias pot unggulan, yang berarti akan terhindar dari tim-tim raksasa benua Asia di babak kualifikasi nanti.
Jadi optimis kan kalau begini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong Sebut Timnas Indonesia dalam Situasi Kritis, Kenapa?
-
Tak Disangka! Mees Hilgers Bikin Netizen Kaget karena Hafal Gerakan Senam Poco-poco
-
Kalahkan Hugo Lloris, Reaksi Kiper Timnas Indonesia Usai Sabet Save of The Year MLS 2024
-
Optimisme Shin Tae-yong Mampu Bawa Indonesia Kalahkan Jepang, Kok Bisa?
-
Jelang Lawan Jepang dan Arab Saudi, Shin Tae-yong Ketambahan Amunisi Pelatih Baru
Hobi
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?
Terkini
-
Monster Baterai 9.020 mAh, iQOO Z11 Siap Mengguncang Pasar China Mulai 26 Maret 2026
-
Dream to You: Hwang In Yeop dan Hye Ri Hadapi Cinta dan Mimpi yang Tertunda
-
4 Brightening Moisturizer Jumbo di Bawah Rp74 Ribu, Bikin Cerah Bebas Kusam
-
Jadi Sorotan Publik, Doyoung NCT Hadir di Acara Pemerintahan saat Wamil
-
Bulughul Maram: Kitab Monumental Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fikih Hadis