Maarten Paes, penjaga gawang andalan Timnas Indonesia membagikan pengalamannya selama bermain di Liga Amerika Serikat atau MLS. Kompetisi tersebut ternyata menjadi inspirasi bagi pemain berusia 26 tahun tersebut untuk mengantar skuad Garuda berkiprah di panggung akbar Piala Dunia.
Apalagi Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 mendatang bersama dengan Kanada dan Meksiko. Dilaporkan Antara News, Paes menilai bahwa MLS adalah liga yang sangat menyenangkan.
“Saya harap Anda dapat merasakan sejak awal karena liga itu memiliki konsep yang sangat bagus, karena semua tim memiliki bujet yang sama, maka semua tim memiliki peluang yang sama. Sehingga itu menjadi hal yang unik dalam unik dalam dunia sepak bola,” ujarnya dalam sebuah acara bertajuk Media Day yang digelar di Jakarta pada Selasa, 12 November 2024.
Lebih lanjut, ia meminta dukungan dari seluruh penggemar dan mengungkap kegembiraannya bisa berkompetisi di negara yang bakal menggelar Piala Dunia.
Sejak didatangkan dari Jong Utrecht tahun 2022 lalu, hingga saat ini Paes masih memperkuat FC Dallas dan belum berniat meninggalkan MLS dalam waktu dekat.
“Maka saya harap Anda terus menonton dan mendukung saya, dan apapun yang akan terjadi pada masa yang akan datang, tapi saat ini saya masih sangat bahagia di sana dan juga sangat gembira untuk berada di negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia, dan hal itu menjadi inspirasi untuk suatu saat membawa Indonesia ke sana,” sambung Maarten Paes.
Menatap kualifikasi Piala Dunia 2026, Paes masih optimis dengan kiprah skuad Garuda. Bersama rekan-rekannya, ia juga sangat mengincar kemenangan demi mendapatkan tiga poin penuh.
“Kami berada di grup yang berat, kami sudah mengetahui sejak awal tapi ya kami telah memperlihatkan kepada semuanya bahwa kami dapat mengalahkan siapa saja,” kata Paes.
Oleh karena itu, dinilai penting bagi Timnas Indonesia untuk bertahan dengan baik sepanjang pertandingan. Sekarang adalah saat yang tepat bagi skuad Garuda untuk meraih kemenangan perdana.
Lantaran sebelumnya pasukan Merah Putih berhasil menahan imbang Arab Saudi, Australia, dan Bahrain. Kemudian secara pahit harus mengakui keunggulan China, meski sejatinya tim asuhan pelatih Shin Tae-yong mendominasi jalannya pertandingan.
“Kami belum mendapatkannya, kami memiliki tiga hasil imbang tapi sekarang penting untuk mendapatkan kemenangan, mendapatkan tiga poin dan semuanya masih sangat ketat di grup ini,” terang pemain yang pernah membela timnas Belanda kelompok umur tersebut.
Selanjutnya, tugas berat untuk menjamu Jepang dan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno telah menanti Timnas Indonesia. Akankah mampu mengejutkan, serta kian membuka mata dunia atas kebangkitan Raksasa Asia Tenggara?
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
Hobi
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
Terkini
-
Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik