Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, menyatakan kekagumannya dengan performa yang ditunjukkan oleh Marc Marquez sepanjang musim ini, dengan motor Desmosedici GP23.
Meskipun menggunakan motor dengan usia satu tahun lebih tua, Marc mampu mengimbangi para pembalap dengan GP24, bahkan membuat beberapa di antara mereka tertinggal.
GP23 tidak buruk, motor ini pernah menjadi juara dunia tahun 2023 lalu. Akan tetapi, pembaruan di GP24 membuat GP23 sedikit tertinggal. Kendati demikian, itu bukan menjadi suatu masalah bagi Marc.
Dia berhasil tampil menjadi pembalap GP23 terbaik, dengan meraih 3 kali kemenangan dan 21 podium di musim ini. Tak sampai di situ saja, dia juga berhasil mengamankan posisi ketiga di klasemen akhir MotoGP 2024, di atas Enea Bastianini dan Franco Morbidelli, yang notabene merupakan pembalap dengan GP24.
Hal ini sampai membuat Gigi Dall'Igna sampai tidak bisa berkata-kata, menurutnya apa yang dilakukan Marc dengan motornya tidak bisa dijelaskan.
“Apa yang telah dilakukan Marquez dengan GP23 tidak dapat dijelaskan,” ujar Dall’igna, dilansir dari laman Motorcycle Sports.
Dall’igna sendiri selalu menekankan bahwa dia akan selalu memberi kesempatan pada setiap pembalap Ducati untuk bisa bersaing di level tertinggi, bahkan memenangkan balapan. Terbukti, kita tidak pernah melihat Marquez 'mengalah' untuk pembalap Ducati yang lain.
Hal ini nyatanya berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Marc untuk mewujudkan targetnya, yakni menemukan gairah balapnya lagi dan meraih hasil terbaik musim ini.
Kini performanya berhasil membuat para petinggi Ducati terkagum-kagum, sehingga tanpa ragu memilihnya untuk menduduki kursi pabrikan mereka untuk musim depan. Dengan merelakan dua pembalap terbaik mereka Jorge Martin dan Enea Bastianini, sudah cukup membuktikan kepercayaan Ducati terhadap Marquez.
Selain itu, dia juga berhasil membuktikan kepada dunia, bahwa Marc Marquez masih belum habis. Jika dengan motor tahun lalu saja dia bisa tampil sebaik itu, setelah ini dengan tim dan motor terbaik di grid, Marc Marquez bisa saja meraih gelar juara dunianya lagi di musim-musim yang akan datang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dua Tahun Meredup Bersama KTM, Enea Bastianini Bakal Bangkit di Trackhouse?
-
Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living
Artikel Terkait
-
Gambarkan Situasi 2025, Ini 4 Hal Menarik di MotoGP Tes Barcelona
-
Mengintip Garasi Ducati Lenovo di Tes Barcelona 2024, Nuansa Merah Putih
-
Belum Juara Dunia, Ini Capaian Marc Marquez di Tahun Pertama Bersama Ducati
-
Bijak, Begini Respon Pecco Bagnaia Usai Gagal Raih Gelar Juara Dunia MotoGP
-
Emosional, MotoGP Barcelona 2024 Diwarnai Acara Perpisahan
Hobi
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Tuntas Sudah 26 Tahun Menanti! Jonatan Christie Resmi Kuasai Peringkat 1 Dunia BWF
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
Terkini
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
Auto Pede Pakai Tank Top! 5 Underarm Cream yang Merawat dan Mencerahkan
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You