Tak dapat dimungkiri kekalahan Timnas Indonesia dari Jepang di laga pada Jumat (15/11/2024) mengecewakan semua pihak, termasuk pula Erick Thohir.
Memang harus diakui perbedaan kualitas Indonesia dan Jepang ibarat bumi dan langit, tapi kekalahan 0-4 sulit diterima. Apalagi dalam beberapa kesempatan terlihat beberapa kesalahan yang dibuat pemain Indonesia.
Situasi ini membuat Erick Thohir masuk ke ruang ganti pemain setelah pertandingan.
“Pertanyaannya adalah, apakah kalian masih percaya saya dengan proyek ini? Apa kalian masih percaya kepada saya? Sebagai pemimpin kalian?” ucap Erick Thohir dilansir dari laman suara.com, Senin (18/11/2024).
“Karena jika tidak, saya akan mengundurkan diri, saya akan mundur sebagai Ketua Umum PSSI karena sudah menjadi tanggung jawab saya,” lanjutnya.
Ucapan yang bernada “ancaman” ini terlontar dari mulut Erick Thohir. Suasana ruang ganti pun terlihat senyap. Hampir semua pemain dan staf kepelatihan menunduk. Menurut Calvin Verdonk, suasana ruang ganti benar-benar tidak nyaman pada saat itu.
Pada ucapan selanjutnya, Erick Thohir menyebut lagi 5 laga tersisa. Laga yang paling dekat adalah menghadapi Arab Saudi pada Selasa (19/11/2024).
Dalam pertandingan tersebut, ternyata timnas Indonesia berubah total. Mereka bermain seakan-akan lepas dari beban kekalahan melawan Jepang 4 hari sebelumnya. Hampir semua lini berfungsi sebagaimana mestinya.
Muara dari penampilan ciamik ini adalah 2 gol yang dilesakkan Marselino Ferdinan ke gawang Arab Saudi. Sementara itu, Arab Saudi seolah tidak percaya dengan apa yang terjadi di lapangan. Upaya mereka mencari gol penyeimbang selalu gagal di lini pertahanan Indonesia yang malam itu berfungsi dengan baik.
Dampak dari kemenangan ini luar biasa. Ranking Indonesia melompat ke posisi ketiga, dan yang lebih penting mimpi tampil di Piala Dunia 2026 semakin dekat. Semua pemain, staf kepelatihan, dan pendukung larut dalam kegembiraan.
Namun meskipun demikian, Erick Thohir tetap akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap timnas Indonesia. Namun meskipun isu sebelumnya muncul adalah pemecatan terhadap Shin Tae-yong, tampaknya hal itu tidak akan terjadi.
Diduga evaluasi besar-besaran lebih mengarah pada kondisi tim, bukan pada pelatih. Sebab bagaimana pun juga apa yang dilakukan Shin Tae-yong sejauh ini on the track.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
Terkini
-
Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri
-
Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca
-
Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah
-
Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup
-
Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah