Pembalap roda dua, Aleix Espargaro, telah resmi meninggalkan kompetisi MotoGP setelah melakukan balapan terakhirnya di GP Barcelona 2024 pekan lalu. Aleix sebelumnya sudah mengumumkan rencana pensiunnya, pada GP Catalunya 2024 yang dilaksanakan bulan Mei.
Sesudah pensiun ini, pembalap berusia 35 tahun tersebut mengatakan bahwa dia ingin kariernya di MotoGP dikenal sebagai perwujudan istilah 'kerja keras bisa mengalahkan bakat'. Ternyata, selama ini Aleix selalu merasa dirinya kurang berbakat dalam hal balapan, jika dibandingkan dengan rekan-rekannya yang lain.
"Ada kalimat yang sering diucapkan orang, bahwa kerja keras mengalahkan bakat. Dan saya benar-benar percaya bahwa ini benar. Selama karier saya, saya selalu merasa kurang berbakat dibandingkan dengan teman saya yang lain," ujar Aleix, dilansir dari laman Crash.
Kendati demikian, Aleix tidak lantas membiarkan semua terjadi apa adanya. Pembalap asal Spanyol ini terus berupaya dan bekerja keras agar bisa menampilkan yang terbaik di setiap balapan.
"Namun, dengan bekerja keras, mengerahkan segenap upaya, menggunakan semua sumber daya tim saya, memiliki tim yang baik, dan bersikap cerdas, tentu Anda dapat melakukan apa yang Anda inginkan. Saya ingin dikenang sebagai orang yang tidak pernah menyerah," tambahnya.
Aleix sendiri diketahui melakukan debutnya di MotoGP pada tahun 2010 bersama Pramac, kemudian pada tahun 2012 dia baru menjadi pembalap tetap. Beberapa tim yang pernah dibela oleh Aleix di antaranya adalah Aspar, Forward Racing, Suzuki, dan yang terakhir adalah Aprilia.
Perjalanan karier Aleix pun tidak mudah, selama satu dekade berkompetisi di MotoGP, Aleix belum pernah meraih kemenangan. Baru di tahun 2022 dia berhasil meraih kemenangan perdananya di GP Argentina.
Aleix juga menjadi saksi perkembangan motor Aprilia dari yang sebelumnya selalu berada di posisi buncit, sampai sekarang bisa menjadi motor yang kompetitif.
Kenangan manis terakhir Aleix Espargaro bersama Aprilia adalah saat dirinya berhasil memenangkan sprint race MotoGP Catalunya 2024 lalu, tepat setelah dia mengumumkan rencana pensiunnya.
Meskipun akan sangat merindukan Aprilia dan MotoGP, Aleix mengaku tidak ingin balapan lagi, baginya apa yang sudah dilakukannya selama ini sudah cukup. Dan dia siap memulai babak baru dalam hidupnya, yakni dengan menjadi test rider HRC mulai musim depan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai
Artikel Terkait
-
Sensasi MotoGP dalam Suzuki Hayabusa 2025: Worth It dengan Harga Setara Avanza?
-
Davide Tardozzi Ternyata Pengagum Berat Marc Marquez: Dia Pembalap Hebat
-
Motor M1 Masih Bermasalah, Yamaha Minta Maaf ke Alex Rins
-
Berjaya sebagai Pembalap, Berapa Total Kekayaan Marc Marquez?
-
Satu Tahun di Ducati, Marc Marquez Puji Kepemimpinan Gigi Dall'Igna
Hobi
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Terkini
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026