Pembalap Yamaha, Alex Rins, mengaku mendapat permintaan maaf dari timnya atas masalah yang masih ditemui pada motor M1 di akhir musim 2024 ini.
Diketahui, Rins mengalami masalah yang cukup besar dengan motornya yakni kurangnya kontak belakang saat pengereman. Menurut Rins, sejauh ini masalah tersebut masih belum bisa diperbaiki oleh Yamaha.
Rins bahkan menggambarkan seri terakhir, GP Barcelona 2024, kemarin sebagai salah satu balapan terburuk di hidupnya karena masalah itu juga. Hingga dalam sebuah kesempatan, pembalap satu ini melontarkan kritik yang cukup keras kepada timnya.
"Mereka tidak dapat memberi saya sepeda tahun ini agar dapat bersaing. Saya berjuang keras di semua balapan untuk mendapatkan kontak belakang, tapi saya tidak bisa," ujar Rins, dilansir dari laman Crash.
Setelah balapan, Rins mengadu kepada petinggi-petinggi Yamaha seperti Max Bartolini dan Massino Meregalli untuk melaporkan keluhan yang dia rasakan, kemudian dua pria tersebut meminta maaf kepada Rins.
Dalam Tes Barcelona kemarin, Yamaha sendiri sedang menguji coba beberapa hal baru pada motor mereka, seperti mesin, sasis, dan sejumlah pengaturan baru.
“Dalam persiapan, kami melakukan langkah-langkah kecil. Tidak semuanya sesuai keinginan saya, tapi setelah balapan dan berbicara dengan para teknisi, mereka mengatakan bahwa dengan hal-hal yang akan kami uji, tidak akan ada berubahan besar seperto 0-100 persen. Ada perubahan, tapi kecil, sekitar 5-10 persen,” tambah Rins.
Rins mengaku senang dengan apa yang sedang dikerjakan oleh timnya, tapi dia juga merasa belum siap untuk mendapatkan tenaga sebesar itu dari mesin baru yang disediakan Yamaha karena tidak sesuai dengan gaya berkendaranya.
“Sepeda motornya cukup agresif, banyak spinning, jadi kami perlu menyesuaikan perangkat elektronik untuk mesin ini,” katanya lagi.
Meskipun mengalami banyak masalah sepanjang musim, dalam beberapa race terakhir Yamaha mampu menunjukkan perkembangan yang baik, seperti lolos ke Q2 dan finis di-10 besar.
Alex Rins sendiri juga mengakhiri Tes Barcelona di posisi 8, dan dia masih akan membalap bersama Yamaha di musim depan. Kita tunggu saja perkembangan pabrikan asal Jepang ini di tahun 2025 nanti.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
-
Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
Artikel Terkait
-
Berjaya sebagai Pembalap, Berapa Total Kekayaan Marc Marquez?
-
Satu Tahun di Ducati, Marc Marquez Puji Kepemimpinan Gigi Dall'Igna
-
Debut di MotoGP, Begini Reaksi Somkiat Chantra saat Jajal Motornya
-
Berpisah dengan Ducati, Bos Pramac Sampaikan Pesan Kesan yang Positif
-
Gagal Raih Juara Dunia, Apakah Pecco Bagnaia Ikuti Jejak Marc Marquez?
Hobi
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Terkini
-
Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang
-
Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen
-
Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal
-
4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah
-
Kasta Sosial Lewat Caption: Fenomena Gen Z yang Takut Terlihat Terlalu Indonesia