Media Vietnam, SOHA menilai setidaknya ada dua pemain Timnas Indonesia yang harus diwaspadai skuad The Golden Star Warriors di Piala AFF 2024.
Pemain itu adalah Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam. Kedua pemain senior itu dinilai akan memainkan peran vital di Timnas Indonesia.
Gelandang Oxford United, Marselino disorot lantaran mampu bersaing di skuad Garuda yang kini diisi mayoritas pemain keturunan.
Marselino yang baru berusia 20 tahun ini juga sudah mencatatkan 29 kali penampilan bersama Timnas Indonesia, dan sudah mencetak 5 gol.
"Marselino Ferdinan meskipun baru berusia 20 tahun, saat ini tetap memiliki tempat di Timnas Indonesia," tulis SOHA, dikutip penulis pada Kamis (5/12/2024).
"Terbaru, ketika Indonesia membuat kejutan di Asia dengan mengalahkan Arab Saudi 2-0, Marselino Ferdinan yang mencetak dua gol. Oleh karena itu, tak ada keraguan lagi terhadap kemampuan mencetak gol dari talenta muda ini," ulasnya.
Selain Marselino, Asnawi Mangkualam juga disorot media Vietnam ini. Bek Port FC ini sudah mencatatkan 44 caps bersama Timnas Indonesia dan mencetak 2 gol.
"Dengan Asnawi Mangkualam memimpin lini pertahanan, kualitas pertahanan Indonesia di AFF Cup 2024 ini tak boleh dianggap remeh," tulis SOHA.
Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong juga berharap penuh kepada dua pemain andalannya ini. STY menyebut Marselino dan Asnawi pasti akan memberikan banyak kontribusi untuk skuad Garuda di Piala AFF 2024.
"Keduanya pasti akan memberikan banyak kontribusi untuk Timnas Indonesia," kata STY, dilansir dari SOHA.
"Tentu saja, mereka harus menunjukkan performa 100 persen agar semua orang bisa melihat apa yang bisa mereka lakukan," sambungnya.
Bisakah Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya?
Timnas Indonesia tercatat belum pernah menjuarai gelaran Piala AFF, yang telah berlangsung selama 14 edisi ini.
Pada saat pertama kali digelar tahun 1996, Timnas Indonesia menduduki peringkat keempat. Kemudian tahun 1998, skuad Garuda harus puas duduk di posisi ketiga.
Di tahun 2000, skuad Merah Putih menjadi runner-up usai dikalahkan Thailand di final dengan skor 1-4. Adapun di tahun 2002, Timnas Indonesia kembali duduk di posisi kedua usai ditaklukkan skuad Gajah Perang.
Di tahun 2004, skuad Garuda berada di posisi runner-up usai kalah dari Singapura dengan agregat 2-5. Pada tahun 2008, Timnas Indonesia hanya mampu lolos ke babak semifinal.
Kemudian di tahun 2010, tim Merah Putih kembali duduk di peringkat 2 usai kalah dari Malaysia di final. Pada tahun 2016, Timnas Indonesia kembali menjadi runner-up usai takluk dari Thailand dengan agregat 2-3.
Kemudian di tahun 2020, Indonesia kembali harus puas duduk di posisi kedua, usai dikalahkan Thailand dengan skor agregat 2-6. Dan di edisi 2022 lalu, skuad Garuda hanya mampu lolos ke babak semifinal.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
Gema Takbir Iringi Kemenangan Timnas Indonesia U-17: Garuda Muda Tekuk Korea 1-0
-
Hasil Babak I Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Mierza Firjatullah Nyaris Cetak Gol
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Susunan Pemain Korsel vs Timnas Indonesia U-17
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?