Sebanyak sepuluh negara di Asia Tenggara saat ini tengah bersiap menghadapi ajang dua tahunan Piala AFF (ASEAN Mitsubishi Electric Cup) 2024. Ajang itu sendiri akan berlangsung pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025 mendatang.
Melansir dari media Vietnam, Tuoi Tre yang mengutip perbincangan dari YouTube Astro Arena, pakar sepak bola Malaysia Keesh Sundaresan menilai ajang Piala AFF kini semakin suram dan kehilangan maknanya.
Pasalnya kata Keesh, dahulu ajang ini disebut sebagai Piala Dunia mini untuk kawasan Asia Tenggara, namun kini tim-tim kuat seperti Indonesia dan Thailand sudah tak berambisi lagi untuk mengejar juara di ajang ini.
Thailand dan Indonesia bahkan tak menurunkan kekuatan penuh di AFF ini.
Skuad Garuda hanya membawa mayoritas pemain berusia di bawah 22 tahun, Thailand pun tak membawa beberapa pemain andalannya.
"Saya rasa turnamen ini sedang menghadapi krisis identitas. Dengan kata lain, sebelumnya Piala AFF dianggap sebagai Piala Dunia mini untuk kawasan Asia Tenggara," kata Keesh Sundaresan, dilansir dari Tuoi Tre, dikutip penulis pada Minggu (8/12/2024).
"Piala AFF selalu memberikan keseruan luar biasa bagi para penggemar. Tapi sekarang turnamen ini sudah menjadi suram dan kehilangan makna," sambungnya.
Di sisi lain, Faiz Gurun pun sependapat dengan pandangan Keesh Sundaresan itu. Ia menilai Thailand dan Indonesia kini sudah memiliki tujuan yang berbeda.
"Thailand masih menjadi raja di kawasan ini, tetapi mereka memiliki tujuan lain dan tidak lagi memiliki ambisi untuk menang seperti dulu," kata Faiz Gurun.
"Sementara itu, Indonesia sudah bermain di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, jelas mereka memiliki prioritas atau tujuan lain," sambungnya.
"Tujuan Indonesia kini sudah berubah, mereka lebih ingin meninggalkan jejak di panggung dunia daripada di Asia Tenggara," tambahnya lagi.
Sekilas tentang Piala AFF
Ajang Piala AFF pertama kali diselenggarakan tahun 1996 di Singapura. Tahun 2024 ini adalah gelaran yang kelima belasnya.
Adapun keempat negara yang sudah pernah menjuarai ajang ini adalah Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Indonesia sama sekali belum pernah menjadi juara di ajang ini.
Di tahun 2024 ini, ajang ini terbagi menjadi dua grup, yakni Grup A dan Grup B.
Grup A diisi negara Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Indonesia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
Piala AFF 2024 Diakui FIFA, Ranking Timnas Indonesia Bisa Melejit
-
Vietnam Lega, Filipina Tidak Diperkuat Pemain Terbaiknya di Piala AFF 2024
-
Jauh! Perbandingan Timnas Indonesia vs Myanmar, Pratama Arhan Cs Bisa Menang Mudah?
-
Bisakah Timnas Indonesia Akhiri Kutukan Runner-up di Piala AFF 2024?
-
Vietnam Panggil 3 Pemain Mendadak! Demi Menang Lawan Timnas Indonesia?
Hobi
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
Terkini
-
Young K Gantikan Park Na Rae dan Key di Program tvN 'Amazing Saturday'
-
Menemukan Jalan Pulang ke Diri Sendiri di Buku 'Semua Orang Butuh Curhat'
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?
-
Radar Sosial yang Lumpuh: Mengapa Negara Gagal Membaca Isyarat Sunyi YBR?