Pelatih Filipina, Albert Capellas tak bisa menyembunyikan rasa penyesalannya usai ditahan imbang oleh Vietnam. Pertandingan kandang Grup B Piala AFF 2024 bagi The Azkals berakhir imbang 1-1 dengan gol injury time yang dinilai sebagai biang kerok yang membuat tim tuan rumah gagal meraih tiga poin penuh.
Dalam laga tersebut, Filipina secara mengejutkan mampu memberi perlawanan sengit sejak menit pertama. Bahkan gol pemecah kebuntuan lebih dulu tercipta melalui kaki Javier Gayoso pada menit 68. Sebelum akhirnya dibalas oleh Doan Ngoc Tan di detik-detik akhir menjelang pertandingan selesai.
Menanggapi hasil mengecewakan yang diraih anak asuhannya, Capellas merasa seperti dirampok. Dirinya sempat menunjukkan penghormatan kepada Vietnam sebelum laga dimulai, tetapi juga menegaskan tekad untuk menunjukkan kemampuan.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam. Kami merasa kemenangan kami dirampok. Saya sangat sedih karena tim Filipina pantas mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan ini dan juga pertandingan lainnya,” kata juru taktik asal Spanyol tersebut, menyadur laman thethao247.vn pada Kamis (19/12/2024).
Ia menyambung, “Saya kenal para pemain Filipiina. Bagaimana mereka memperjuangkan warna mereka. Saya juga melihat betapa mereka pantas mendapatkan kemenangan melawan tim nasional Vietnam."
Lebih lanjut, Alberto Capellas menyadari bahwa para pemainnya sudah lelah mempertahankan keunggulan di 5 atau 10 menit terakhir. Sehingga memilih tak menyalahkan kiper yang melakukan kesalahan hingga diganjar gol Ngoc Tan.
“Saya bisa menyalahkan para pemain karena tidak berani bermain sepak bola dan tidak bertarung. Kesalahan selalu bisa terjadi, tapi saya menghargai usaha mereka,” imbuhnya bijak.
Kini bisa dipastikan bahwa The Azkals akan mengalihkan konsentrasi untuk bertandang ke markas Timnas Indonesia di laga pamungkas Grup B Piala AFF 2024. Tentu Garuda Muda perlu menyalakan alarm waspada atas misi bangkit maupun balas dendam yang diusung Filipina.
Pertandingan ini akan dimainkan pada Sabtu (21/12/2024) pukul 20.00 WIB. Meski menurunkan pemain muda yang dinilai kurang berpengalaman daripada pemain-pemain senior Filipina, Indonesia tetap punya peluang untuk meraih kemenangan.
Lantas, mampukah pasukan Merah Putih meredam ganasnya juru gedor Filipina sekarang?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Artikel Terkait
-
Gagal Bekuk Vietnam, Gelandang Filipina Merasa Layak Menang Gara-Gara Ini
-
Menantunya Jadi Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Cristian Gonzales: Hati Saya...
-
Marselino Ferdinan Jadi Tulang Punggung di AFF, Legenda Timnas Indonesia Buka Suara
-
Vietnam Terancam, 4 Tim Grup B Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024
-
3 Pemain Filipina Paling Mengancam di Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong