Baik timnas Indonesia maupun Malaysia sama-sama meraih kegagalan di ajang ASEAN Championship 2024 atau yang dulunya bernama AFF Cup. Melansir dari laman aseanutdfc.com, timnas Indonesia dan Malaysia gagal lolos ke babak semifinal AFF Cup 2024 setelah sama-sama hanya mampu menempati peringkat ke-3 dalam babak grup masing-masing.
Namun, meskipun sama-sama gagal lolos ke babak semifinal AFF Cup 2024, hal ini tak menyurutkan beberapa pihak di Malaysia yang ingin federasinya atau FAM belajar ke PSSI dalam pengelolaan sepakbola. Bahkan, mantan manajer timnas Malaysia, Datuk Kamarul Ariffin menyebut bahwa federasi sepakbola Malaysia atau FAM harus belajar ke PSSI mengenai cara mekanisme pengelolaan sepakbola yang baik di era modern.
Pria yang akrab disapa “Datuk Ariffin” ini menyebut bahwa PSSI sukses mengembangkan sepakbola di Indonesia dengan mengikuti alur modernisasi yang ada saat ini. Salah satu contohnya adalah dengan sukses menarik banyak pemain diaspora dan keturunan agar mau membela timnas Indonesia yang notabene merupakan tanah leluhurnya. Hal ini diutarakan oleh Datuk Ariffin saat diwawancarai oleh kanal youtube Stadium Astro beberapa waktu yang lalu.
“Mekanisme terbaru yang kami miliki adalah melacak pemain-pemain lama yang bermain di liga-liga Eropa dan saya yakin banyak yang masuk dalam daftar sekarang. Yang dilakukan Erick Thohir adalah melacak para pemain tersebut hanya dengan mengirim surat elektronik, kita perlu meyakinkan mereka mengapa dia perlu mengubah kewarganegaraan dari Belanda ke Malaysia misalnya,” ujar Datuk Ariffin.
Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, memang sejak resmi menjabat sebagai ketua umum PSSI di tahun 2023 lalu, Erick Thohir sukses membuat timnas Indonesia berkembang pesat seperti sekarang ini dengan deretan pemain diaspora yang berkompetisi di Eropa. Hal ini terlihat dari lolosnya timnas Indonesia ke babak round 3 ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Datuk Ariffin Sebut Pemilik Klub Johor Darul Ta’zim Bisa Seperti Erick Thohir
Lebih lanjut lagi, Datuk Ariffin menyebut pemilik klub Johor Darul Ta’zim, yakni Tunku Ismail Sultan Ibrahim bisa menjadi sosok layaknya Erick Thohir di PSSI saat ini. Melansir dari laman fammalaysia.my, pria yang juga keturunan kesultanan Johor tersebut memang kini menjabat sebagai ketua FAM atau PSSI-nya Malaysia saat ini. Hal ini membuat banyak pihak meyakini Tunku Ismail Sultan Ibrahim bisa membawa perubahan bagi pesepakbolaan dan timnas Malaysia.
“Mereka bermain bukan hanya sekadar lambang di dada, tapi hal-hal sampingannya perlu seperti imbalan. Saya yakin di bawah Tunku Ismail Sultan Ibrahim segala perlengkapan dalam kondisi terbaik. Mungkin sebelumnya banyak kekurangan,” imbuh Datuk Ariffin.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
-
Masuk Radar John Herdman, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Jadi WNI?
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
-
Jumpa Bulgaria di FIFA Series 2026, Bagaimana Peluang Indonesia Raih Kemenangan?
Artikel Terkait
-
Eks Tangan Kanan Park Hang-seo Ingatkan Vietnam Jangan Besar Kepala Usai Kalahkan Timnas Indonesia
-
3 Pelatih Berpaspor Eropa yang Cocok Gantikan STY di Timnas Indonesia
-
Tak Cuma di Timnas Indonesia, Penggawa Garuda Juga Hobi Bikin Kartu Merah di Klub
-
Menebak Klub Baru Ole Romeny dan Kevin Diks, Sudah Pindah Klub Sebelum Gabung Timnas Indonesia pada Maret?
-
Tampil Gemilang di Venezia, Jay Idzes Kian Diincar Klub-klub Besar Eropa
Hobi
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
-
John Herdman, FIFA Series dan Kutukan yang Menghantui Laga Debut Pelatih Timnas Indonesia
-
Guliran FIFA Series 2026 dan Tamparan Telak untuk Komentar Terlampau Tinggi EXCO PSSI
-
Indonesia Masters 2026: Alwi Farhan Juara, Gestur Selebrasi Jadi Sorotan
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?