Pemain belakang Timnas Indonesia, Pratama Arhan harus mengakhiri kebersamaannya dengan klubnya saat ini, Suwon FC. Menyadur laman Suara.com (03/01/2025), klub yang mentas di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Korea Selatan tersebut mengumumkan perpisahan mereka dengan sang pemain melalui instagram resmi klub.
Dengan demikian, untuk saat ini pemain berusia 23 tahun tersebut berstatus tanpa klub, dan bebas untuk menentukan pilihan berlabuh dimanapun.
Sejatinya, jika kita menilik data statistik yang ada di laman transfermarkt, karir persepakbolaan pemain asal Blora, Provinsi Jawa Tengah tersebut tidaklah berjalan dengan baik ketika berada di liga kawasan Asia Timur.
Arhan yang tampil memikat di gelaran Piala AFF 2020, mendapatkan pinangan dari klub Jepang, Tokyo Verdy pada tahun 2022 lalu dan menjalani dua musim bersama klub Jepang tersebut. Selama memperkuat klub yang berkompetisi di J2 League ini, Arhan tercatat hanya bermain sebanyak empat kali di semua kompetisi, dan kalah bersaing dengan para pemain lain.
Awal tahun 2024, mantan pemain PSIS Semarang tersebut beralih ke Liga Korea Selatan bersama Suwon FC. Namun sayangnya, nasibnya tak berubah jauh, dan hanya mencatatkan dua kali laga saja bersama Suwon.
Jika melihat kenyataan tersebut, maka akan sangat bijak jika Arhan melabuhkan perjalanan karirnya di liga yang memiliki kualitas persaingan di bawah level kompetisi Asia Timur. Jika ingin referensi, tentunya Arhan bisa melihat Asnawi Mangkualam Bahar, kompatriotnya di Timnas Indonesia yang memilih untuk meneruskan karirnya di liga Thailand selepas menjalani karir di Korea Selatan.
Dan seperti yang kita ketahui bersama, pilihan Asnawi untuk hijrah ke Liga Thailand dapat dikatakan sangat tepat. Dengan kualitas para pemain pesaing yang relatif seimbang, Asnawi lambat laun bisa memberikan sumbangsihnya untuk tim.
Dalam catatan transfermarkt, di musim ini saja Asnawi telah memainkan 18 laga bagi Port FC di semua ajang. Menit bermainnya pun terbilang melimpah, yakni mencapai 1.323 menit. Sebuah catatan yang tentunya jauh lebih baik dari Pratama Arhan selama memperkuat klub-klub Asia Timur.
Jadi, akan lebih baik jika nantinya Arhan bijak dalam memilih klub yang sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Terlebih, dengan harga pasaran terkini yang berada di angka Rp2,61 miliar yang tentunya lebih murah daripada Asnawi yang bernilai Rp5,65 miliar, tentunya tak sedikit klub-klub Thailand yang berminat untuk mendatangkan dirinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
Artikel Terkait
-
Media Belanda: Mees Hilgers Tidak Akan Bergabung...
-
Ditanya Gabung Timnas Indoneia usai Pindah ke FC Utrecht, Miliano Jonathans: Kemungkinan Itu...
-
Pemain Keturunan Konfirmasi Datang ke Jakarta Bulan Januari untuk Gabung Timnas Indonesia
-
3 Kesulitan yang Bakal Dihadapi Pratama Arhan Apabila Gabung Persija Jakarta
-
Pelatih: Elkan Baggott Ada di Sekitar Kita
Hobi
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
Terkini
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba