Bek andalan timnas Australia, Harry Souttar dipastikan akan absen lama karena mengalami cedera parah pada akhir tahun 2024 lalu.
Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, bek berpostur 200 cm ini diprediksi akan absen selama 6-10 bulan kedepan guna penyembuhan cederanya.
Hal tersebut berarti dirinya akan absen membela timnas Australia saat menjamu Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia pada bulan Maret 2025 mendatang.
Absennya Harry Souttar di skuad timnas Australia memang akan menjadi keuntungan bagi skuad garuda.
Namun, tim berjuluk “The Socceroos” tersebut tetap memiliki deretan bek tangguh yang diprediksi akan menjadi tembok kokoh di lini belakang.
Berikut tiga nama pemain yang diprediksi akan diturunkan di lini pertahanan Australia saat melawan Indonesia.
1. Milos Degenek
Bek senior asal klub Serbia, Red Star Belgrade ini memang diprediksi akan menjadi salah satu tumpuan Australia di lini belakang saat melawan Indonesia nantinya.
Merujuk laman transfermarkt.co.id, bek berpostur 187 cm berusia 30 tahun ini memang sudah kenyang pengalaman bersama timnas Australia.
Tercatat, dirinya saat ini memiliki 44 caps bersama tim nasional dan telah mencetak 1 gol sejauh ini. Absennya Harry Souttar juga membuat dirinya akan menjadi leader di lini pertahan nantinya.
2. Cameron Burgess
Salah satu pemain yang juga akan menjadi tembok kokoh di lini pertahanan Australia adalah Cameron Burgess. Bek berpostru 194 cm asal klub Inggris, Ipswich Town ini juga menjadi salah satu sosok sentral di lini pertahanan timnas Australia.
Sejak debut di tim nasional pada tahun 2023 lalu, Cameron Burgess memang sulit tergantikan dan telah bermain sebanyak 11 laga bersama tim berjuluk “The Socceroos” tersebut.
3. Hayden Matthews
Salah satu bek yang diprediksi akan menjadi tumpuan di sektor pertahana adalah Hayden Matthews. Bek berusia 20 tahun ini memang baru menjalani debutnya di timnas senior Australia pada tahun 2024 lalu.
Namun, bek berpostur 196 cm ini diprediksi akan menjadi tembok kokoh masa depan timnas Australia. Belum lagi posturnya yang tinggi juga membuatnya dapat unggul di duel bola-bola udara.
Nah, itulah beberapa nama di sektor pertahanan timnas Australia yang diprediksi akan menjadi tembok kokoh dan lawan sepadan bagi penyerang timnas Indonesia.
Tag
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
Terkini
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
-
Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang
-
Sinopsis Mushoran Mitsuboshi, Drama Kuliner Jepang Dibintangi Koike Eiko
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"