Usai mendepak Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan timnas Indonesia, kini, PSSI tengah dikabarkan akan mengumumkan pelatih baru yang akan memimpin skuad garuda. Namun, justru salah satu wartawan sepakbola dunia, Fabrizio Romano mengemukakan bahwa pelatih baru timnas Indonesia adalah mantan pesepakbola dan pemain timnas Belanda, Patrick Kluivert.
“Patrick Kluivert telah menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Kesepakatan sudah selesai. Ia dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Ia akan diperkenalkan di Indonesia pada tanggal 12 Januari mendatang,” tulis Fabrizio Romando di akun X pribadinya, @FabrizioRomano.
Sontak, hal ini kemudian menimbulkan banyak spekulasi dan rumor di masyarakat, khususnya netizen dunia maya. Belum lagi Patrick Kluivert dianggap bukanlah orang yang tepat untuk menangani tim seperti Indonesia yang tengah dalam masa pembentukan dan perkembangan.
Profil Patrick Kluivert
Bagi para pecinta sepakbola era 90 hingga 2000-an, nama Patrick Kluivert tentunya bukanlah nama yang asing di telinga. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, dirinya memang merupakan salah satu pesepakbola asal Belanda yang memiliki karir cukup mentereng saat aktif bermain di masanya.
Pria kelahiran Amsterdam, Belanda pada 1 Juli 1976 ini merupakan salah satu pemain akademi jebolan Ajax Amsterdam yang juga pernah membela tim raksasa asal Belanda tersebut. Bahkan, dirinya termasuk dalam salah satu pemain legendaris dari klub asal kota Amsterdam tersebut.
Karir sepakbolanya selama menjadi pemain juga terbilang cukup memuaskan. Dirinya pernah membela beberapa klub besar benua Eropa seperti AC Milan, FC Barcelona, Newcastle United, Valencia, PSV Eindhoven dan juga FC Lille. Dirinya juga sukses mencetak 149 gol selama karirnya sebagai seorang striker di level klub.
Di timnas Belanda, dirinya juga dianggap sebagai salah satu striker yang cukup mematikan di masanya. Membela skuad “De Oranje” dari tahun 1994-2004, dirinya sukses mencatatkan 79 laga dan mencetak 40 gol. Dirinya juga memiliki beberapa raihan trofi di klub. Salah satu gelar paling luar biasa dalam karirnya adalah raihan UEFA Champions League musim 1994/1995. Dirinya juga meraih 3 gelar Eredivisie bersama Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven. Dirinya juga sukses menjuarai La Liga Spanyol bersama Barcelona di musim 1998/1999.
Meskipun sukses sebagai pemain, Patrick Kluivert dianggap gagal menjadi seorang pelatih. Tercatat, dirinya hanya pernah menukangi beberapa tim sebagai asisten pelatih. Beberapa klub yang pernah dilatihnya adalah AZ Alkmaar, Brisbane Roar FC, NEC Nijmegen, Jong FC Twente, Ajax Amsterdam dan Adama Demirspor. Selain itu, dirinya juga pernah menjabat sebagai pelatih timnas Curacao dari tahun 2015-2016.
Jadi, apakah Patrick Kluivert cocok menjadi pelatih timnas Indonesia selanjutnya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
Artikel Terkait
-
Diunggah Akun Resmi Timnas, Video Perkenalan Patrick Kluivert Tuai Cibiran Netizen: Selamat Datang Striker Baru..
-
Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tsamara Amany Bela Erick Thohir
-
Patrick Kluivert: Tentu Saja Memastikan Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia
-
Elkan Baggott: Suatu Saat Saya Mau Seperti Dia...
-
Ragnar Oratmangoen: Tetap Dukung Timnas Belanda!
Hobi
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Rangkuman Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Kembali Berkuasa!
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
Terkini
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
-
Menyaksikan Lake Symphony, Tarian Air Magis dengan Panorama Ikonik KLCC
-
Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional