Princess Sirivannavari Thailand Masters 2025 akan menjadi turnamen BWF selanjutnya yang berlangsung pada 28 Januari sampau 2 Februari di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand. Dalam turnamen level Super 300 ini, Indonesia menurunkan 24 wakilnya untuk berjuang meraih gelar juara.
Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie dipastikan absen. Hanya ada lima nama, yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan Alhasny, Yohanes Saut Marchellyno, Moh Zaki Ubaidillah, dan Henrikho Wibowo Kho.
Sementara untuk nomor tunggal putri, Indonesia akan mengirimkan Putri Kusuma Wardani, Komang Ayu Cahya Dewi, Yulia Yosephine Susanto, dan Bilqis Prasista. Mengingat level turnamen ini, cukup lumrah jika Gregoria Mariska Tunjung juga tidak diturunkan.
Harapan meraih gelar dari sektor ganda putra bertumpu pada pasangan muda. Mulai dari Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, Rahmat Hidayat/Yeremia Rambitan, hingga Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo.
Ada Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang dikirim ke Thailand untuk perwakilan sektor ganda putri. Selain Ana/Tiwi, kali ini juga akan ada Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Rombongan wakil ganda campuran paling banyak dikirimkan, tidak jauh berbeda saat di Indonesia Masters 2025 pekan lalu. Mulai dari Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu hingga Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati terdaftar sebagai skuad utama.
Perbedaan dari skuad minggu lalu terletak pada keikutsertaan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Widjaja. Ganda binaan PB Djarum yang baru dipasangkan tersebut akan melakoni debut di turnamen Thailand Super 300 ini.
Skuad Lengkap Timnas Indonesia di Thailand Masters 2025
Tunggal Putra
- Chico Aura Dwi Wardoyo
- Alwi Farhan Alhasny
- Yohanes Saut Marchellyno
- Moh Zaki Ubaidillah
- Henrikho Wibowo Kho
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani
- Komang Ayu Cahya Dewi
- Yulia Yosephine Susanto
- Bilqis Prasista
Ganda Putra
- Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana
- Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin
- Rahmat Hidayat/Yeremia Rambitan
- Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo
Ganda Putri
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi
- Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose
- Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Ganda Campuran
- Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu
- Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
- Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati
- Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata
- Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti
- Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Widjaja
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Pendidikan Perempuan di Daerah: Terjebak Antara Mimpi dan Keterbatasan
-
Ternyata, Pertemanan Dewasa yang Tulus Tidak Perlu Selalu Bersama
-
Belajar Bukan Sekadar Sekolah: Cara Perempuan Kembangkan Diri di Era Modern
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
Artikel Terkait
-
Pelatih Suriah Bongkar Alasan Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Negaranya: Mereka Tidak...
-
Mini Turnamen U-20: Hasil Minor Kali Kedua dan Permainan Pragmatis Skuat Garuda Muda
-
Tadinya Andalan, 4 Pemain Abroad Ini Bisa Terdepak di Timnas Indonesia Era Kluivert
-
3 Pemain Saingan Kevin Diks di Klub Borussia Monchengladbach, Siapa Saja?
-
3 Sisi Positif Gabungnya Kevin Diks ke Borussia Monchengladbach, Apa Saja?
Hobi
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
Terkini
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh