Sebuah perkembangan positif kini tengah ditunjukkan oleh pemain Timnas Indonesia berdarah Inggris, Elkan Baggott. Setelah menepi kurang lebih empat bulan lamanya, pemain belakang yang kini bermain untuk Blackpool tersebut mulai mendapatkan menit bermain reguler.
Pasca melakukan debut comeback pada 18 Januari 2025 lalu dengan bermain sebagai pemain pengganti di laga melawan Huddersfield, pemain berusia 22 tahun tersebut selalu menjadi pilihan utama bagi klub peminjamnya itu. Tercatat, dalam tiga laga terakhir Blackpool, pemain yang lahir di Bangkok, Thailand itu selalu mendapatkan satu slot bermain di lini pertahanan.
Dalam rincian laman Transfermarkt, setelah debut comeback di laga melawan Huddersfield (18/1/2025), Baggott menjadi sosok yang tak tergantikan saat timnya bertandang ke markas Exeter City (25/1/2025) dan berlanjut ke markas Lincoln City pada 29 Januari 2025 kemarin.
Uniknya, Elkan Baggott tak hanya sekadar kembali bermain saja bagi Blackpool. Namun, pemain yang mendapatkan julukan sebagai The Big Elk ini juga semakin menunjukkan performa impresif di klubnya tersebut.
Dalam dua laga terakhir, keberadaan pemain bertinggi badan 196cm tersebut selalu sukses menghindarkan Blackpool dari kekalahan atau bahkan hasil imbang. Bahkan, di laga terakhir melawan Lincoln City, Elkan Baggott berhasil menciptakan satu assist dan membawa timnya membungkus kemenangan dua gol tanpa balas dari tim tuan rumah.
Mulai dapatkan menit bermain reguler, dan juga semakin menampilkan permainan impresif bersama klubnya tentu membuat Elkan Baggott kembali menatap cerah masa depannya di Timnas Indonesia.
Pasca berakhirnya kerja sama antara PSSI dengan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang dikabarkan memiliki hubungan kurang harmonis dengannya, kans Elkan untuk kembali ke skuat Merah Putih memang kembali terbuka.
Dan tentu saja penampilan impresif yang mulai dia tunjukkan bersama Blackpool menjadi salah satu modal berharga bagi sang pemain.
Dengan begitu banyaknya para pemain berkualitas di lini pertahanan Timnas Indonesia saat ini, bermain apik nan imresif merupakan salah satu kunci, bahkan keniscayaan untuk bisa menarik perhatian Patrick Kluivert, pelatih Pasukan Merah Putih saat ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Here We Go! Mees Hilgers Comeback, Siap Hancurkan Raksasa Liga Turki Malam Ini
-
Mereka yang Bakal Ditendang Patrick Kluivert: Nathan Tjoe-A-On Bersiap Telan Pil Pahit
-
Cek Fakta: Antony Santos Tinggalkan Brazil Gabung Timnas Indonesia
-
Kegagalan Pelatih Timnas Indonesia 61 Tahun Dibela Coach Justin: Gak Ada Penting Sama Sekali
-
Pasang Badan untuk Indra Sjafri, Coach Justin Dihajar Netizen: Botak Kocak!
Hobi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?