Princess Sirivannavari Thailand Masters 2025 pada Jumat (31/01/2025) menggelar laga babak perempat final di Nimibutr Stadium, Bangkok. Sayangnya, hasil yang kurang maksimal didapat oleh sektor ganda putra Indonesia karena hanya satu pasangan yang lolos ke semifinal.
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus menelan pil pahit kekalahan saat menghadapi laga kontra ganda putra Korea Selatan, Jin Yong/Seo Seung Jae. Meski tampil cukup baik, tetapi hasil pertandingan Leo/Bagas kali ini tidak berujung manis.
Laga berdurasi 39 menit tersebut menjadi saksi perjuangan Leo/Bagas yang dipaksa menyerah dalam dua gim. Leo/Bagas pun harus memendam asa untuk melangkah lebih jauh usai takluk dengan skor 18-21 dan 16-21 di hadapan Jin/Seo.
Namun, satu wakil ganda putra Pelatnas lainnya yang tersisa berhasil raih kemenangan dramatis. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin lolos ke semifinal usai bekuk wakil India, Pruthvi Krishnamurthy Roy/Sai Pratheek.K.
Gap skor yang ketat mewarnai laga kali ini. Namun, Fikri/Daniel berhasil mengakhiri laga dalam 33 menit dengan keunggulan 21-19 dan 21-18 atas Pruthvi Roy/Sai Pratheek.
Di semifinal nanti, Fikri/Daniel dipastikan bakal menghadapi wakil tuan rumah hasil laga Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul kontra Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh. Siapa pun lawannya, kedua wakil ganda putra Thailand tersebut sama-sama tangguh dan memiliki tipe pemain yang agresif.
Fikri/Daniel harus lebih fokus saat bertanding dan meminimalisir kesalahan sendiri agar bisa meraih kemenangan demi melenggang ke partai puncak. Tentunya peluang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat Indonesia belum meraih gelar sejak agenda turnamen World Tour Series 2025 dimulai pada awal bulan Januari.
Di sisi lain, tunggal putra Indonesia kehilangan satu-satunya wakil yang tersisa di perempat final hari ini. Alwi Farhan Alhasny kalah dramatis di hadapan wakil Irlandia, Nhat Nguyen.
Sempat tertinggal di gim pertama dan curi kemenangan hingga paksakan rubber, Alwi Farhan tampaknya hanya kurang beruntung kali ini. Usai laga berdurasi 97 menit, Alwi Farhan takluk dengan skor sengit 19-21, 21-13 , dan 19-21.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?
-
Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu
-
Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia
-
Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma
Artikel Terkait
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif
-
PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?
-
Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua