Belum juga sebulan berkarier di Liga Thailand, prestasi membanggakan telah dicatatkan oleh pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan. Pihak penyelenggara Thai League, baru-baru ini menobatkan mantan pemain PSIS Semarang tersebut sebagai pemain muda terbaik pekan ini.
Dengan tambahan satu label dari Liga Negeri Gajah Putih ini, maka untuk saat ini, setidaknya sudah ada tiga gelar individu yang didapatkan oleh pemain berusia 23 tahun tersebut. Ingin tahu, gelar apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!
1. Pemain Muda Terbaik Liga Thailand
"Pemain muda pekan ini: Pratama Arhan dari True Bangkok United memenangkan bintang baru terbaik di Liga Thailand 2024/2025 Matchweek 20," tulis pernyataan resmi dari Thai League, sepertimana dilansir laman Suara.com (4/2/2025).
Gelar individual ini merupakan gelar terbaru yang didapatkan oleh Pratama Arhan, dan menjadi gelar pertama yang didapatkan oleh Arhan pasca menjalani musim yang buruk di Liga Asia Timur selama tiga musim terakhir.
2. Pemain Muda Terbaik Piala Presiden 2021
Jauh sebelum nama Arhan berkibar di blantika persepakbolaan nasional dan internasional, pemain kelahiran Blora, Provinsi Jawa Tengah tersebut pernah menyulut decak kagum para pencinta sepak bola dalam negeri.
Dalam catatan laman Suara.com (27/4/2021), Arhan yang kala itu memperkuat PSIS Semarang, dinobatkan sebagai pemain muda terbaik gelaran Piala Presiden edisi 2021.
Dengan usianya yang masih 19 tahun, Arhan sukses memantik perhatian khalayak dengan permainan ofensifnya, dan pada akhirnya membuat penyelenggara turnamen menganugerahinya gelar individu yang prestisius untuknya.
3. Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020
Sejauh karier yang dijalani, gelar individu inilah yang menjadi gelar paling prestisius bagi Pratama Arhan. Pada usianya yang baru menginjak 19 tahun, penampilan impresif Pratama Arhan di perhelata Piala AFF 2020 yang diadakan pada akhir tahun 2021 tersebut berbuah gelar individu pemain muda terbaik turnamen.
Dengan status Piala AFF yang menjadi kompetisi sepak bola antar negara paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, tentunya tak mudah bagi siapapun untuk meraih gelar individu. Namun, dengan kerja keras dan pembuktian di lapangan, Arhan pada akhirnya sukses merengkuh gelar tersebut, di momen pertamanya ikut serta dalam turnamen.
Nah, itulah tiga gelar individu yang dimiliki oleh Pratama Arhan. Semoga saja kedepannya gelar-gelar yang lain juga didapatkan oleh pemain True Bangkok United ini ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia Simon Tahamata Lolos dari Kecelakaan Pesawat
-
Pratama Arhan Bersyukur Jadi Pemain Muda Terbaik Liga Thailand
-
Tak Hanya Liga Thailand, Pratama Arhan Tercatat Pernah Taklukkan Kompetisi Lebih Bergengsi
-
Oxford United Ditekuk Burnley, Ole Romeny Cuma Injak Lapangan 3 Menit
-
Daftar Pelatih Lokal Melamar Jadi Asisten Patrick Kluivert, Siapa Terpilih?
Hobi
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri
-
Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang
-
Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini