Dari ajang Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 babak semifinal, kabar positif datang untuk tim Indonesia yang menyelesaikan laga semifinal pada Sabtu (15/02/2025) di Gimnasium Conson, Qingdao, China. Unggul dari Thailand 3-1, Indonesia melenggang ke partai puncak BAMTC 2025.
Sayangnya, laga partai pertama nomor ganda campuran gagal diamankan oleh tim Indoneaia. Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menyerah di hadapan Supak Jomkoh/Sapsiree Taerattanachai dalam dua gim, 13-21 dan 20-22.
Namun, Alwi Farhan sukses samakan poin sementara bagi tim menjadi 1-1 setelah memenangi laga kontra Panitchaphon Teeraratsakul. Alwi menang straight game dengan skor 21-13, 21-18 dari Panitchaphon.
Tren positif berlanjut di partai ketiga yang dipercayakan pada Putri Kusuma Wardani untuk menghadang langkah Busanan Ongbamrungphan. Putri KW berhasil revans setelah tiga kali kekalahan beruntun di turnamen sebelumnya.
Kali ini Putri KW bahkan menang dengan sangat impresif dan gap skor yang meyakinkan. Putri KW unggul 21-10 dan 21-8 dari Busanan. Tim Indonesia memimpin 2-1 atas tim Thailand.
Partai keempat akhirnya harus dimainkan dan kali ini beban ada di pundak Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Di partai ganda putra ini, Fikri/Daniel menuntaskan tanggung jawab dalam 32 menit dengan akhir yang positif.
Daniel Fikri kalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dalam dua gim dengan skor 21-13, 21-16. Dengan kemenangan akhir 3-1 untuk Indonesia, artinya partai kelima antara Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti kontra Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard tidak akan dimainkan.
Rekap Laga Indonesia vs Thailand di Semifinal BAMTC 2025
Ganda Campuran
– Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Supak Jomkoh/Sapsiree Taerattanachai (13-21, 20-22)
Tunggal Putra
– Alwi Farhan vs Panitchaphon Teeraratsakul (21-13, 21-18)
Tunggal Putri
– Putri Kusuma Wardani vs Busanan Ongbamrungphan (21-10, 21-8)
Ganda Putra
– Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul (21-13, 21-16)
Ganda Putri
– Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard (no match)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?
-
Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?
-
Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?
-
Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination
Artikel Terkait
-
BAMTC 2025: Alwi Farhan dan Putri KW Sumbang Poin Bagi Tim Indonesia
-
Ragnar Oratmangoen: Sangat Hebat Kalau Bela Timnas Belanda
-
Bung Kus Sentil Indra Sjafri: Mahal Lho Itu Uji Coba Internasional
-
Marc Klok Ungkap 5 Pemain Persija Jakarta yang Perlu Diwaspadai, Ada Eks Lawan Cristiano Ronaldo
-
Setali Tiga Uang, Duo Wakil Asia Tenggara Raih Hasil yang Sangat Identik di Laga Perdana
Hobi
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
Terkini
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
-
Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?