Beberapa atlet badminton dunia semakin menarik perhatian badminton lovers karena sukses unjuk performa yang atraktif, terutama mereka yang bermain rangkap.
Meski lumrah ditemui, tetapi pilihan untuk bermain rangkap di dua nomor berbeda tentu membutuhkan stamina yang jauh lebih tangguh.
Terlebih jika mengikuti turnamen dan terjun sebagai wakil dari negara masing-masing untuk dua sektor berbeda, tentu akan sangat menguras tenaga mengingat pertandingan bisa terjadi cukup intens.
Siti Fadia Silva Ramadhanti dan beberapa atlet badminton negara lain ternyata juga konsisten main rangkap. Siapa saja? Yuk, simak pembahasan berikut ini.
1. Siti Fadia Silva Ramadhanti
Fakta bahwa Siti Fadia Silva Ramadhanti semakin bersinar di awal tahun 2025 ini memang menjadi kabar positif bagi badminton lovers tanah air.
Namun, ternyata Fadia tidak hanya tampil impresif tetapi juga berani turun di dua nomor berbeda dalam turnamen dunia.
Catatkan banyak prestasi sejak berduet dengan Apriyani Rahayu lalu harus rehat sejenak, Fadia kemudian fokus di ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari hingga persembahkan gelar juara Super 300 di Thailand Masters 2025.
Gebrakan baru Pelatnas di awal tahun pun dipercayakan pada Fadia untuk menjadi partner Dejan Ferdinansyah di ganda campuran.
Duo Dejan/Fadia pun terus berproses menjadi lebih baik di beberapa turnamen terakhir. Bahkan di BAMTC 2025, Fadia juga bermain rangkap bersama Lanny di ganda putri serta Dejan dan Rinov di ganda campuran.
Pada Maret 2025 nanti, Fadia siap comeback bersama Apri dan kembali membangun karier serta chemistry demi catatkan prestasi kembali. Di tambah lagi, Fadia juga akan terus berproses bersama Dejan di nomor ganda campuran.
2. Dechapol Puavaranukroh
Pengalaman turun tanding di beberapa sektor berbeda memang sudah banyak dilakoni Dechapol Puavaranukroh, baik di ganda putra maupun ganda campuran.
Hanya saja, Bass, sapaan akrab atlet Thailand tersebut sempat memilih fokus bersama Sapsiree Taerattanachai dan sempat mencicipi berada di peringkat 1 dunia sektor ganda campuran.
Pisah dari Sapsiree, Bass kemudian dipasangkan dengan Supissara Paewsampran yang sebelumnya bermain ganda campuran bersama Supak Jomkoh dan Puttita Supajirakul di ganda putri.
Bukan hanya dengan Supissara, kini Bass juga bermain rangkap di nomor ganda putra bersama Kittinupong Kedren.
3. Jeong Na Eun
Jeong Na Eun juga memiliki pengalaman di beberapa sektor dengan pasangan yang berbeda-beda, baik di ganda putri maupun ganda campuran.
Jeong Na Eun bahkan pernah menempati peringkat tiga dunia bersama Kim Hye Jeong di sektor ganda putri dan Kim Won Ho di ganda campuran.
Menariknya lagi, saat dikirim ke BAMTC 2025, Jeong Na Eun bermain juga rangkap dengan cukup baik. Di fase grup, Na Eun dipasangkan bersama Jin Yong dan Ki Dong Ju untuk partai ganda campuran.
Sementara di knock out stage, Na Eun berduet dengan Lee Jong Min di ganda campuran dan Lee Yeon Woo di ganda putri.
4. Atlet Dunia Lainnya
Beberapa atlet dunia lainnya juga dikenal badminton lovers sebagai pemain rangkap. Sebut saja Toma Junior Popov dan Christo Popov yang bermain ganda putra bersama serta masing-masing tetap bermain di nomor tunggal putra.
Selain Popov Brothers, Yang Po Hsuan dari Taipei juga masih bermain rangkap di beberapa turnamen BWF. Tercatat Yang Po Hsuan bermain di nomor ganda putra bersama Lee Jhe Huei dan nomor ganda campuran bersama Hu Ling Fang.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Dari Menahan Lapar ke Menahan Nafsu Konsumsi di Bulan Ramadan
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Bijak Berkonsumsi Selama Ramadan: Menjaga Keseimbangan di Bulan Penuh Berkah
-
Dari Lapar Perut ke Lapar Mata: Kenapa Ramadan Justru Bikin Boros?
-
Mindful Eating saat Puasa: Menghargai Makanan dan Mengendalikan Nafsu Berbuka
Artikel Terkait
Hobi
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
Terkini
-
4 Toner Trehalose Berikan Hidrasi Ekstra agar Cegah Kulit Kering saat Puasa
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
Premium ala Flagship, Harga Tetap Bersahabat: Vivo V70 Kini Lebih Sempurna
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2