MotoGP Thailand 2025 yang dilaksanakan akhir pekan kemarin (02/03/25) menjadi awal yang baik bagi tim Ducati. Tiga pembalap mereka, Marc Marquez, Alex Marquez, dan Pecco Bagnaia, sukses mengamankan posisi 1,2, dan 3 di balapan sprint dan balapan utama.
Terlebih lagi, rekrutan baru mereka, Marc Marquez berhasil menyapu bersih posisi terdepan dari sesi kualifikasi, sprint, hingga balapan utama, seolah meyakinkan semua orang bahwa Ducati tidak salah memilihnya dibandingkan dengan Jorge Martin tahun lalu.
Perasaan positif juga dirasakan oleh Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi. Tardozzi merasa senang dengan performa dua pembalapnya di awal musim ini.
"Berbicara tentang Marc dan Pecco, kami tahu betulbahwa mereka berdua adalah juara dan podium adalah target minimum yang harus mereka capai. Marc tampil sangat bagus, sementara pecco mungkin memiliki beberapa masalah lagi, tapi menurut saya, saat Anda berada di podium, itu selalu bagus," ujar Tardozzi, dilansir dari laman GPOne.
Di samping itu, Tardozzi juga merasa senang dengan adanya Marc Marquez di tim mereka. Hal ini tidak terlepas dari sejarah keduanya yang pernah menjadi rival di masa lalu.
Seperti yang kita ketahui, bahwa tahun 2017, 2018, dan 2019, terjadi persaingan sengit antara Marc Marquez melawan Andrea Dovisiozo, saat itu Marc masih berkuasa bersama Honda.
Sekarang setelah bertahun-tahun, akhirnya Ducati mendapatkan sosok yang berhasil mengalahkan mereka saat itu.
"Ini adalah kepuasan yang luar biasa, karena bersama kami ada lawan yang mungkin merebut kejuaraan dunia dari kami saat ia dalam performa terbaiknya, pada tahun 2017, 2018, dan 2019, merupakan jaminan performa, daya saing, dan kecepatan," imbuhnya.
Selesai dengan Marc, Tardozzi juga bicara soal Pecco Bagnaia yang masih 'agak gugup' meskipun sudah tampil cukup baik di GP Thailand ini. Menurutnya, Pecco masih memiliki keraguan dalam dirinya hingga saat ini. Dia menegaskan, hal ini tidak disebabkan karena Marc Marquez, melainkan motor yang Pecco kendarai.
"Pecco memiliki masalah saat ini, ia belum 100% percaya diri dengan motornya. Inilah yang mengganggunya, bukan Marc," katanya.
Kendati demikian, kepercayaan Davide Tardozzi terhadap Pecco Bagnaia tidak turun sedikit pun. Karena di musim-musim sebelumnya, Pecco juga tidak terlihat menonjol di awal, tapi tetap berhasil memenangkan gelar juara dunia.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
Artikel Terkait
Hobi
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
Terkini
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung
-
Ulasan Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Ritual Kuno Pengundang Petaka!
-
Lily James Digaet Bintangi Seasons, Film Horor Adaptasi Cerita di Reddit