Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, bulan Ramadan selalu saja memberikan warna dan keunikan tersendiri bagi Indonesia. Berbeda dengan sebelas bulan lainnya, kehidupan yang dijalani oleh masyarakat relatif berbeda ketika bulan ini tiba.
Selain berlomba-lomba dalam hal kebaikan, berbagai elemen kehidupan di Indonesia pun berlomba-lomba pula untuk saling mendoakan meraih kesuksesan. Dan hal inilah yang secara tersirat ditunjukkan oleh akun media sosial resmi induk sepak bola dunia, FIFA.
Dalam postingan terbarunya pada 2 Maret 2025 lalu, akun TikTok resmi FIFA (@fifaworldcup) secara tak langsung memberikan dukungannya bagi kemenangan Timnas Indonesia yang di bulan Maret ini akan kembali turun ke lapangan.
Pada unggahannya tersebut, akun TikTok FIFA ini memang tak menyebutkan kata-kata kemenangan untuk Timnas Indonesia. Mereka hanya mengunggah sebuah gambar khas bulan Ramadan bertuliskan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa", yang dilengkapi dengan gambar pesepakbola dari Indonesia maupun manca negara.
Dalam gambar tersebut, terlihat Rizky Ridho yang tengah berbagi takjil, kemudian Ragnar Oratmangoen yang tengah berjualan di "Lapak Wak Haji", Mohammed Salah yang membawa kotak takjil gratis, dan beberapa pemain lainnya yang tengah beraktifitas di depan sebuah musola.
Uniknya, kata dukungan kemenangan dari FIFA ini sendiri tersirat pada nama mushola yang berada di belakang mereka, yakni mushola Al Falah.
Dalam bahasa Arab, Al Falah sendiri memiliki arti "kemenangan, kebahagiaan atau keselamatan yang baik". Meskipun memiliki banyak makna terkait arti dari "kemenangan" yang dimaksudkan oleh FIFA, namun dari kaca mata para penggemar sepak bola, kata ini secara tak langsung bisa menjadi sebuah dukungan tersendiri yang ditujukan kepada Timnas Indonesia.
Sekadar mengingatkan, berdasarkan jadwal yang dirilis oleh AFC, selama rentang bulan suci Ramadan ini Timnas Indonesia akan memainkan dua laga lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Putaran Ketiga.
Pertandingan pertama akan dijalani oleh Pasukan Merah Putih pada tanggal 20 Maret 2025 mendatang dengan menantang tuan rumah Australia, sementara pertarungan kedua akan dilangsungkan pada 25 Maret 2025 di kandang sendiri dengan menjamu Bahrain.
Dengan pesan tersirat yang diberikan oleh FIFA tersebut, tentunya kita berharap di dua laga yang dijalani oleh Indonesia pada bulan Ramadan ini, mereka bisa bermain dengan maksimal dan tentunya merengkuh kemenangan.
Semoga saja Al-Falah yang dituliskan oleh akun FIFA ini bermakna "kemenangan" bagi Timnas Indonesia di dua laga melawan Australia dan Bahrain ya.
Semoga saja!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
Artikel Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melejit Usai Kalahkan Australia, Begini Prediksinya
-
PNM Liga Nusantara Sukses Berdayakan UMKM Melalui Sepak Bola
-
Emil Audero dan Maarten Paes Buat Kiper Ketiga Timnas Jadi Tak Diperlukan?
-
3 Kerugian Elkan Baggott Tak Perkuat Timnas Indonesia, Apa Saja?
-
Tolak Timnas Indonesia, 3 Pemain Ini Bisa Gantikan Posisi Elkan Baggott
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu