Kurang lebih 15 hari jelang pertarungan melawan Australia, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert belum juga merilis secara resmi nama-nama pemain yang bakal mengisi skuat.
Berdasarkan rilisan laman jadwal AFC, pertarungan antara Pasukan Merah Putih melawan The Socceroos ini sendiri bakal dilangsungkan pada 20 Maret 2025, dan bertempat di Sydney Football Stadium.
Sehingga, untuk saat ini coach Patrick seharusnya sudah memiliki daftar nama untuk dipanggil, mengingat semakin dekatnya waktu untuk melakukan persiapan.
Uniknya, seolah memanfaatkan waktu yang masih tersisa sebelum pemanggilan resmi diumumkan, para pemain Timnas Indonesia seolah saling berlomba untuk mendapatkan modal untuk bisa menggaet perhatian dari sang pelatih.
Tak hanya hanya berusaha untuk menampilkan performa terbaik, para pemain ini juga sebisa mungkin mendapatkan "modal" berupa pengakuan dari pihak-pihak lain demi bisa memperlebar kans mereka untuk masuk dalam list pemain yang dipanggil oleh Kluivert.
Setelah beberapa waktu lalu Pratama Arhan mendapatkan modal sebagai pemain muda terbaik pekanan dari Thai League, kali ini giliran sang kompatriot, Asnawi Mangkualam Bahar.
Menyadur laman Suara.com (4/3/2025), pemain asal Makassar yang juga berkarier di Liga Thailand tersebut dinobatkan sebagai bek kanan terbaik paruh musim Thai League.
Performa yang memikat, serta konsistensi yang tinggi dari Asnawi yang mana telah memainkan 21 pertandingan, membuat pihak Thai League akhirnya memberikan predikat tersebut kepada pemain yang dijuluki dengan nama El Nunduk oleh para penggemar Timnas Indonesia itu.
Selain Arhan dan Asnawi, pencarian "modal" untuk menarik perhatian Kluivert ini pun juga dilakukan oleh para pemain lain yang sebelumnya menjadi langganan tetap pemanggilan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong.
Seperti misal Jay Idzes yang tak tergantikan di Venezia, kemudian Calvin Verdonk di NEC Nijmegen yang penampilannya selalu menuai pujian, Jordi Amat di JDT dan menjadi bagian dari tim yang merengkuh gelar liga 11 kali berturut-turut, hingga Sandy Walsh yang mulai mendapatkan menit tampil berlimpah bersana Yokohama F. Marinos.
Selain nama-nama tersebut, tentu saja masih banyak nama-nama lain yang berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan atensi dari sang pelatih. Baik mereka yang bermain di luar negeri, maupun yang berkecimpung di kompetisi domestik.
Meskipun pemanggilan ke Timnas Indonesia adalah hak mutlak dari seorang Patrick Kluivert, dengan modal-modal yang dimiliki oleh para pemain tersebut, tentunya akan menjadi sebuah pertimbangan tersendiri bagi sang pelatih bukan?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Gerald Vanenburg Mulai Campur Tangan Urusi Timnas Indonesia Racikan Nova Arianto
-
Kabar Buruk! Bomber Australia Pulih dari Cedera, Bisa Bikin Repot Bek-bek Timnas Indonesia
-
Resmi! Nova Arianto Panggil 30 Pemain Ke Pemusatan Latihan Timnas U-17
-
Timnas Indonesia vs Bahrain Dipimpin Gulmurodi Sadullo, Wasit Tajikistan Pernah Untungkan Skuad Garuda
-
Lawan Australia, Timnas Indonesia Dibayangi Rekor Buruk Selama 44 Tahun
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo