Libur panjang Hari Raya Idulfitri 1446 H adalah momen yang dinantikan, tetapi sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet sepak bola, termasuk penggawa skuad Persebaya Surabaya. Setiap pemain diwajibkan untuk melakukan latihan mandiri di rumah.
Paul Munster mengungkap bahwa agenda libur lebaran ini memang sudah direncanakan sejak bulan lalu. Merujuk laman ligaindonesiabaru.com, Bruno Moreira dkk diminta untuk tetap berlatih di rumah guna menjaga kondisi fisik tetap bugar.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menilai program individu merupakan hal yang penting bagi pemain. Apalagi kondisi mereka minggu ini sudah sangat kuat dengan intensitasnya. Di sisi lain, tak ada latihan teknis yang dilakukan sama sekali.
“Kemudian setelah itu, mereka akan memiliki program individu lagi. Kemudian pada awal April, (program) akan kembali mulai semula. Semua orang akan kembali untuk latihan tim, video (analisis) dan persiapan untuk Persija Jakarta,” paparnya, Jumat (28/3/2025).
Meski pada lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 mendatang harus menghadapi tim tangguh seperti Macan Kemayoran, skuad Bajul Ijo dipastikan tetap membidik kemenangan penuh. Sebab sekarang tim asuhan Paul Munster dalam momentum yang apik guna terus menempel ketat Dewa United FC.
Kedua kesebelasan hanya berjarak satu poin dalam tabel klasemen sementara. Baik Persebaya maupun Dewa United sama-sama memiliki tujuh poin yang tersisa, tentunya mereka akan saling berebut menghuni takhta kedua. Bahkan sebisa mungkin melengserkan Persib Bandung dari urutan teratas, meski nampak sulit.
Panaskan Tim dengan Uji Coba Internal
Tepat pada Jumat (28/3/2025) kemarin, tim kebanggaan Kota Pahlawan ini juga telah menjalani pertandingan uji coba internal bersama Persebaya Future Lab. Walau bukan laga resmi, skuad racikan Paul Munster tetap mempersiapkan diri dengan maksimal.
Program latihan mandiri telah disiapkan oleh Paul Munster untuk mengatasi adanya penurunan fisik. Setiap pemain mendapatkan menu latihan yang berbeda dalam upaya menjaga badan, kekuatan, dan lari.
“Mereka harus tetap bergerak. Intensitas tinggi, kekuatan, program lari juga. Jadi, itu berbeda. Itu buka satu area khusus pada badan, itu seluruh badan. Kemudian ketika sudah dekat dengan pertandingan melawan Persija, kita mulai membuat analisis video dan situasi teknis untuk permainan tersebut,” urainya.
Munster menyebut, laga kontra Persija Jakarta akan berbeda dengan pertandingan menghadapi tim yang lain. Nantinya sesi video dilakukan untuk memperjelas sejumlah strategi maupun taktik yang akan diterapkan.
Ini merupakan salah satu aspek yang penting supaya para pemain memahami dan mereferensi bagaimana rencana permainan untuk laga mendatang yang akan dijalankan.
Persebaya Surabaya Maksimalkan Sisa Kompetisi
Sepanjang jeda kompetisi, manajemen Persebaya Surabaya juga menggelar evaluasi terhadap performa pemain maupun pelatih. Kendati demikian, fokus utama yang tengah dituju adalah memberikan dukungan penuh agar tim dapat memaksimalkan pertandingan yang tersisa sampai akhir musim.
“Evaluasi terhadap pemain dan pelatih tetap dilakukan, termasuk posisi pelatih yang akan kami putuskan setelah melihat capaian di akhir musim," kata Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi.
Menurut Candra, sudah ada pembicaraan tentang beberapa pemain yang akan dipertahankan untuk jangka panjang. Ia berharap, 70 hingga 80 persen pondasi tim saat ini akan tetap menjadi tulang punggung Persebaya di musim-musim selanjutnya.
Berbeda dengan tahun kemarin di mana Persebaya menempati peringkat ke-12, Bajul Ijo diharapkan bisa finish dalam urutan lebih baik pada musim 2024/2025 ini. Dari tujuh pertandingan yang tersisa, tentu segala kemungkinan dapat terjadi.
Baca Juga
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Artikel Terkait
-
3 Pemain Keturunan Ini Dirumorkan Akan Segera Dinaturalisasi, Siapa Saja?
-
Disebut Layak Berkarir di Eropa, Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho Diharap Bijak
-
Jalani Licensing Club, Persebaya Surabaya Bidik Tiket Menuju Panggung Asia
-
Penampilan Justin Hubner Kian Dewasa, Segera Debut di Tim Senior Wolves?
-
Kevin Diks Mampu Lakukan Lemparan Jauh, Posisi Pratama Arhan Kian Terancam?
Hobi
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les