Kesebelasan kebanggaan Kota Pahlawan, Persebaya Surabaya, tak ingin berpuas diri dengan capaian di kompetisi domestik. Manajemen tengah menjalani proses licensing club agar mereka bisa berkompetisi dalam pentas level Asia.
Kepada Antara News, Candra Wahyudi Direktur Operasional Persebaya menyatakan optimisme tentang keberhasilan tim dalam mendapat izin lisensi klub Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk musim depan. Apabila berjalan sesuai rencana, maka Bajul Ijo tentu memiliki peluang besar mental di kompetisi bergengsi tersebut.
Sejauh ini, sebagian besar persyaratan telah dipenuhi dan tentu ada upaya untuk menyelesaikan aspek yang masih diproses hingga April 2025 mendatang.
“Alhamdulillah, proses licensing club sudah berjalan. Tahun lalu kami lolos, meski ada beberapa catatan di staf kepelatihan yang harus di-upgrade, tetapi kami optimistis bisa memenuhi semuanya,” urai Candra, mengutip pada Kamis (27/3/2025).
Lebih jauh, lima aspek utama yang menjadi detail lisensi klub turut diungkap, yakni meliputi infrastruktur, legalitas, personalia, aspek olahraga atau dukungan, serta finansial. Persebaya dinyatakan telah memenuhi tiga aspek pertama, sedangkan dua sisanya sedang berusaha dituntaskan.
Ia menambahkan, “Prosesnya bertahap. Sekarang kami fokus pada sporting dan finance karena batas akhir dari liga sampai akhir April tahun ini.”
Sebagai informasi, AFC punya regulasi setiap klub profesional dari tanah air harus memenuhi berbagai persyaratan jika bertekad mentas di tingkat Asia.
Persyaratan yang dimaksud ini seperti memiliki stadion yang sesuai standar, kontrak yang lengkap antara pemain dan pelatih, kejelasan struktur organisasi, maupun kondisi keuangan yang stabil nan transparan.
Ketentuan lolos atau tidaknya sebuah tim tak ditentukan melalui sistem skor di penilaian, tetapi hanya status granted (disetujui) apabila seluruh aspek berhasil dipenuhi.
“Kami hanya menerima keputusan lolos atau tidak, dan kami yakin bisa mengulang pencapaian tahun lalu,” tambahnya.
Diketahui bahwa tim asuhan Paul Munster menjadi satu dari sembilan tim dari Indonesia yang lolos dalam proses lisensi klub AFC pada musim 2023/2024. Sedangkan delapan klub lainnya mencakup Bali United, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri, serta RANS Nusantara FC.
Persebaya Surabaya dan ‘Badai’ di BRI Liga 1 2024/2025
Setiap musim bisa jadi perjalanan yang tak mudah bagi masing-masing kesebelasan. Tentu ada tantangan yang harus dihadapi oleh para kontestan BRI Liga 1 2024/2025, tak terkecuali bagi Persebaya Surabaya.
Sempat menaklukkan dinamika performa pada putaran pertama dengan baik, bahkan menyambut jeda kompetisi dengan menduduki puncak klasemen sementara, konsistensi skuad Bajul Ijo diuji saat memasuki paruh kedua. Sejak Januari, Bruno Moreira CS tampak kesulitan untuk meraih hasil positif.
Jatuh bangun harus dialami tim yang membuat nasib masa depan Paul Munster bersama Persebaya nyaris terancam. Namun kini performa tim asal Jawa Timur ini perlahan mulai membaik.
Salah satu laga kebangkitan yang belum lekang dari ingatan adalah ketika mereka menaklukkan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo pada 1 Maret kemarin. Tak tanggung-tanggung, Bajul Ijo menang telak lewat skor 4-1 atas tamunya.
Kemudian setelah itu Persebaya juga mengalahkan PSM Makassar dalam duel ketat yang berakhir 1-0. Namun sebelum menatap jeda kompetisi karena adanya FIFA Match Day, tim asuhan Paul Munster harus rela ditahan imbang PSIS Semarang dengan kedudukan 1-1.
Usai mengemas 48 poin, Persebaya menghuni urutan ketiga dan menempel ketat Dewa United FC yang ada di peringkat kedua hanya dengan selisih satu angka saja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Juventus Bekuk Genoa, Igor Tudor Bakal Kembalikan Masa Kejayaan Bianconeri?
-
Bojan Hodak Bongkar Masalah Utama Persib Bandung usai Uji Coba, Ada Apa?
-
Barcelona Terancam Kena Sanksi, Hansi Flick Tetap Fokus Bidik Kemenangan
-
Bicara Kans Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Jay Idzes: Hanya Masalah Waktu
-
Pelatih Persebaya Surabaya Sorot Pentingnya Program Individu Selama Libur Panjang
Artikel Terkait
-
Indonesia Gebuk Bahrain! Asa ke Piala Dunia 2026 Kembali Menyala?
-
Piala Asia U-17 2025: Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem di Arab
-
Jaga Mental Sebelum Jalani Libur Lebaran, Pemain Persija Ditempa Laga Uji Coba
-
Pelatih Persebaya Surabaya Sorot Pentingnya Program Individu Selama Libur Panjang
-
Giliran Timnas Indonesia Putri Terjun di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Juventus Bekuk Genoa, Igor Tudor Bakal Kembalikan Masa Kejayaan Bianconeri?
-
Horizon MMO: Ternyata Belum Dibatalkan, Masih Ada Harapan!
-
Bojan Hodak Bongkar Masalah Utama Persib Bandung usai Uji Coba, Ada Apa?
-
Barcelona Terancam Kena Sanksi, Hansi Flick Tetap Fokus Bidik Kemenangan
Terkini
-
4 Drama China Masterpiece yang Dibintangi Liu Xueyi, Jangan Sampai Terlewat
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Lee Know dan Seungmin Ungkap Makna Hidup bak Film lewat Lagu CINEMA
-
Kontroversi: Ghiblifikasi AI Lukai Hayao Miyazaki, 'AI Tak Punya Jiwa'
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi