Scroll untuk membaca artikel
Hayuning Ratri Hapsari | Rana Fayola R.
Skuad Real Madrid. (realmadrid.com)

Real Madrid harus rela babak belur demi bisa mencapai target ke final Copa del Rey musim 2024/2025 ini. Mereka menuntaskan misi tersebut dengan menahan imbang 4-4 Real Sociedad dalam leg kedua empat besar, Rabu (2/4/2025) dini hari WIB.

Santiago Bernabeu, Madrid menjadi saksi bisu bagaimana tim tuan rumah jatuh bangun berbekal kemenangan 1-0 di markas Sociedad beberapa waktu lalu. Agregat 5-1 membuat Los Blancos berhak melaju ke babak akhir perebutan gelar kampiun.

Sebagaimana dilaporkan Antara News, Real Sociedad tampil merepotkan barisan pertahanan Madrid yang tengah hilang keseimbangan. Gol pertama dicetak Ander Barrenetzea pada menit ke-16. Ia bergerak di belakang Lucas Varquez dan menerima umpan Pablo Marin sebelum akhirnya menjebol gawang Lunin.

Skuad asuhan Carlo Ancelotti beberapa kali menebar ancaman melalui Endrick. Tak sia-sia, pencetak gol tunggal di leg pertama itu kembali menunjukkan ketajaman eksekusinya. Gol dicetak pemain Brasil tersebut dengan sepakan cungkilnya yang tidak bisa diantisipasi.

Sociedad sempat memprotes dan meminta penalti ketika Vinicius Jr menjatuhkan Takfusa Kubo di dalam kotak terlarang. Namun upaya tersebut tak dihiraukan oleh wasit. Kylian Mbappe baru diturunkan dari bangku cadangan saat memasuki paruh kedua pertandingan.

Namun niat untuk menambah pundi-pundi gol justru diwarnai oleh blunder David Alaba. Tembakan Pablo Marin terdefleksi oleh dirinya sehingga tercipta gol bunuh diri. Tim tamu kembali memperlebar keunggulan lewat aksi Mikel Oyarzabal.

Tertinggal dua gol di sisa 10 menit waktu normal, Real Madrid berusaha meningkatkan tensi serangan. Salah satunya dengan gerakan lincah Vinicius yang berhasil mengirimkan umpan untuk dikonversi menjadi gol oleh Jude Bellingham.

Tak berselang lama, giliran Aurelien Tchouameni yang membuat Alex Remiro tidak bisa berkutik berkat heading sempurnanya. Pada injury 90+3, Oyarzabal mencetak gol kedua sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Untungnya ada Rudiger yang mampu mencetak gol penyama kedudukan di detik-detik akhir. Skor 4-4 atau agregat 5-1 mengantar Real Madrid lolos ke partai final Copa del Rey.

Carlo Ancelotti Puji Daya Juang Real Madrid

Pelatih Carlo Ancelotti menyadari penuh tentang malam panjang dan berat yang dilalui oleh anak asuhannya. Ia pun menepis pertanyaan tentang penampilan buruk Real Madrid dan memberi pujian terhadap usaha keras Los Blancos selama laga berlangsung.

Kami telah mencapai tujuan kami hari ini yaitu mencapai final dan tidak banyak waktu untuk memikirkannya. Itu adalah pertandingan yang menghibur dengan beberapa kesalahan dan banyak hal bagus. Itu menyenangkan dan kami berada di final,” kata Don Carlo usai pertandingan, mengutip Reuters pada Rabu (2/4/2025).

Ia menambahkan, “Saya tidak pernah melihat diri kami tersingkir karena apa pun bisa terjadi di Bernabeu. Ketika kami harus bangkit dari ketertinggalan, kami tidak pernah menyerah. Kami tidak pernah menyerah, terutama di kandang sendiri, dengan para penggemar di sisi kami.”

Lebih jauh, ia tidak menyalahkan David Alaba atas gol bunuh diri yang dialami anak asuhannya dan menyebutnya sebagai ‘nasib buruk’ bagi bek Austria tersebut. Kendati demikian, juru taktik asal Italia itu mendesak supaya barisan pertahanannya bermain dengan lebih fokus saat mereka bergerak maju.

Tidak baik kebobolan empat gol dalam satu pertandingan. Saat ini kami adalah tim yang sangat efektif di lini depan, tetapi kurang seimbang. Namun, kami tidak bisa mengabaikan apa yang kami lakukan dalam penyerangan, mencetak empat gol melawan Real bukanlah hal yang mudah. Saya pikir kami melakukannya dengan cukup baik,” tandasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Rana Fayola R.