Timnas Indonesia U-17 membungkus kemenangan kedua di laga lanjutan grup C gelaran Piala Asia U-17 di Arab Saudi.
Setelah di laga sebelumnya berhasil menjungkalkan tim raksasa Asia sekelas Korea Selatan, di matchday kedua kali ini mereka berhasil membenamkan wakil Asia Barat, Yaman.
Tanpa malu-malu, Pasukan Muda Merah Putih menggelontorkan empat gol ke gawang tim asal semenanjug Arab tersebut, dan hanya berbalaskan satu.
Laman AFC merilis, empat gol kemenangan Indonesia tersebut diciptakan oleh tiga pemain berbeda, yakni Zahaby Gholy pada menit ke-15, kemudian Fadly Alberto pada menit ke-25 dan dwigol dari Evandra Florasta pada menit ke-87 dan 89.
Uniknya, jika kita melihat pertandingan antara kedua kesebelasan, empat gol yang diciptakan oleh Anak-anak Garuda ini semuanya berawal dari kesalahan pemain lawan.
Penasaran? Mari kita ulas bersama!
1. Gol Pertama: Tercipta karena Kontrol yang Buruk Pemain Yaman
Sepertimana video yang diunggah oleh kanal YouTube RCTI Sports (8/4/2025), gol pertama Indonesia ke gawang Yaman diciptakan oleh Zahaby Gholy pada menit ke-15 melalui sebuah sepakan indah nan berkelas.
Jika kita melihat dengan saksama, proses terjadinya gol pertama ini karena andil pemain Yaman, Ahmed Aljedy yang tak bisa mengontrol bola dengan baik.
Bola silang dari sisi kanan penyerangan Indonesia yang dilepaskan oleh Fabio Azka, sejatinya tak terlalu berbahaya dan bisa dengan mudah untuk dihalau.
Namun sayangnya, Aljedy memilih untuk mengontrol yang mana kontrol buruk tersebut membuat bola jatuh ke penguasaan Zahaby Gholy, yang pada akhirnya mendentumkan lesakan parabola berujung gol pembuka.
2. Gol Kedua: Tercipta karena Pemain Yaman Telat Menarik Diri
Kurang lebih sepuluh menit berselang dari gol Zahaby Gholy, Timnas Indonesia berhasil menggandakan keunggulan melalui sundulan dari Fadly Alberto Hengga.
Menyambut tembakan Zahaby Gholy yang bertransformasi menjadi umpan nan memanjakan, tandukan pemain asal Bojonegoro tersebut sukses menjebol gawang Yaman untuk kali kedua.
Jika kita perhatikan, gol kedua Timnas Indonesia ini tak lepas dari andil salah satu pemain Yaman yang telat dalam menarik diri dari garis pertahanan, sehingga membuat posisi Alberto Hengga masih dalam garis onside.
3. Gol Ketiga Evandra Florasta, Tercipta dari Combo Kesalahan Pemain Yaman
Dalam match report laman AFC, gol ketiga Indonesia diciptakan oleh Evandra Florasta melalui titik penalti. Penalti ini sendiri diberikan oleh wasit Abdullo Davlatov asal Tajikistan setelah Rafi Rasyiq dilanggar oleh Al-Asbahi, penjaga gawang Yaman.
Uniknya, pelanggaran dari kiper Yaman ini sendiri terjadi setelah sebelumnya Ahmed Aljedy membuat kesalahan dengan memberikan back pass yang terlalu lambat kepada penjaga gawang, sehingga terkejar oleh Rafi Rasyiq.
Alhasil, gol ketiga Indonesia ini pun tercipta setelah sebelumnya diawali dengan combo kesalahan dari dua pemain Yaman U-17.
4. Gol Keempat: Tercipta karena Jebakan Offside yang Gagal
Gol keempat Indonesia pada pertandingan ini diciptakan kembali oleh Evandra Florasta pada menit ke-89 melalui skema serangan balik.
Yaman yang tengah mencoba untuk membangun serangan setelah tertinggal 1-3, justru terperdaya oleh permainan simple dari Garuda Muda.
Jika diperhatikan, gol keempat Garuda Muda ini tercipta karena salah satu pemain Yaman, yakni Ahmed Sheikh telat dalam menarik diri, sehingga membuat Josh Holong berada dalam posisi onside ketika menerima umpan dari Rafi Rasyiq.
Alhasil, dengan kecepatan yang dimilikinya, Josh Holong berhasil merangsek ke area pertahanan Yaman, dan mengirimkan umpan ke Evandra Florasta untuk kemudian mengonversinya menjadi gol penutup pesta Indonesia di malam itu.
Dengan melihat banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh pemain Yaman sehingga menjadi gol untuk Indonesia, Pasukan Muda Merah Putih sepertinya harus lebih waspada dalam bermain dan sebisa mungkin menghindari kesalahan-kesalahan fatal seperti ini ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
Artikel Terkait
-
RESMI Lawan Manchester United di Malaysia, ASEAN All-Stars Bakal Dilatih Shin Tae-yong?
-
Nova Arianto Capai Tonggak Sejarah Baru, Bukti Nyata Talenta Pelatih Lokal?
-
Pesta Gol ke Gawang Yaman, Indonesia Melaju ke Piala Dunia U-17!
-
Timnas Indonesia U-17 Tampil Beda saat Gasak Yaman, Nova Arianto Soroti Dua Hal Ini
-
Bikin Gregetan! Inilah 3 Momen Menyebalkan yang Tercipta di Laga Indonesia vs Yaman
Hobi
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Novel Lebih Senyap dari Bisikan, Jeritan Sunyi Seorang Ibu Pascamelahirkan
-
3 Rekomendasi HP iQOO Murah Terbaru 2026: Performa Ngebut, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
8 Cara Menghidupkan HP yang Mati Total Tanpa Tombol Power dan Volume
-
Fakta Hukum Mengejutkan: Mengapa Menteri Korupsi, Presiden Tetap 'Kebal Hukum'?
-
Menjadi Cantik di Mata Sendiri, Kiat Self Love di Novel Eat Drink Sleep