Kekalahan telak yang diderita oleh Timnas Indonesia atas Korea Utara di laga perempat final gelaran Piala Asia U-17 ternyata tak melulu menghadirkan hal negatif.
Memang benar, seiring dengan kekalahan enam gol tanpa balas yang diderita oleh Evandra Florasta dan kolega dari Tim Merah Asia Timur tersebut membuat langkah mereka terhenti di gelaran, namun kekalahan itu juga menghadirkan sebuah fenomena baru yang berkaitan dengan interaksi pendukung Timnas Indonesia dan Uzbekistan.
Setelah kekalahan menyakitkan yang diderita oleh anak asuh Nova Arianto di fase delapan besar turnamen tersebut, fans kedua kesebelasan yang sebelumnya selalu saja terlibat saling hujat dan saling ejek itu kini seolah menemukan momentum untuk berdamai.
Sepertimana yang terlihat pada video highlight pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Korea Utara yang diunggah oleh kanal YouTube AFC Asian Cup (15/4/2025), banyak warganet Uzbekistan yang turut serta memberikan komentar.
Uniknya, alih-alih menghujat atau bahkan menjelekkan Indonesia, mereka justru menuliskan kalimat-kalimat positif penuh cinta dan menguatkan. Bukan hanya satu atau dua, namun banyak warganet Uzbekistan yang menulis kata-kata penyemangat bagi Timnas Indonesia dan para pendukungnya.
"Tenang masyarakat Indonesia, kalian sedang menuju kemajuan, apa yang kalian capai sekarang 10 tahun yang lalu telah kami capai dan bagi kami kelompok usia ini sudah menjadi turnamen reguler. Hal yang sama akan terjadi pada Anda di masa depan, bagi Anda mencapai Kejuaraan Dunia adalah pencapaian terbesar dan Anda patut bergembira karenanya. Salam dari Uzbekistan," tulis akun @Rashkin_8889.
"Halo saudaraku dari Indonesia. Meski aku tak memahamimu, tapi hati kita dekat satu sama lain. Kami sayang saudara-saudara kami di Indonesia. Selalu temukan Tuhan di dalam hatimu. Kami orang Uzbek akan selalu menghibur Anda," komentar @ZxcxxcvAsfdsfgf.
Uniknya lagi, komentar-komentar positif dari pendukung Uzbekistan tersebut dihiasi dengan banyak like yang menggambarkan banyaknya pendukung yang setuju dari kedua negara.
Selain dua komentar di atas, masih banyak lagi komentar warganet Uzbekistan yang memberikan kalimat penguatan bagi Timnas Indonesia yang sudah berjuang dengan sangat keras di laga melawan Korea Utara tersebut.
Fenomena "romantis" yang diperlihatkan oleh para pendukung Uzbekistan kepada Timnas Indonesia dan para pendukungnya ini tentunya menjadi sebuah hal yang cukup menyejukkan dalam beberapa tahun belakangan ini.
Pasalnya, usai peningkatan kekuatan persepakbolaan Timnas Indonesia yang cukup signifikan, para pendukung kedua kesebelasan ini sering terlihat "adu komentar panas" setiap kali kedua kesebelasan terlibat dalam persaingan.
Parahnya lagi, hal ini juga diperparah dengan panasnya tensi pertandingan dalam setiap laga yang mempertemukan kedua kesebelasan.
Seperti misal, di babak semifinal Piala Asia U-23 edisi 2024 lalu, Uzbekistan dan Indonesia yang bertemu di babak ini, menjalani pertarungan dengan sangat panas, penuh drama, dan tentunya memancing kesabaran para pemain.
Setelah pertandingan tersebut, para pendukung kedua kesebelasan bahkan terlihat saling serang dan berperang komentar di media sosial. Di satu sisi, pendukung Timnas Indonesia menghujat para pemain Uzbekistan, sementara di pihak lain, para pendukung Uzbekistan juga melakukan hal yang sama terhadap para pemain Indonesia.
Hal itu terus saja berlanjut, termasuk ketika Indonesia dan Uzbekistan kembali berjumpa di Piala Asia U-20 tahun 2025 ini.
Namun, jika melihat hangatnya komentar yang diberikan oleh para warganet Uzbekistan kepada Timnas Indonesia U-17 dan para pendukungnya kali ini, sepertinya tensi hubungan yang panas dan sempat tercipta di waktu-waktu belakangan ini bisa sedikit lebih mencair ya.
Terlebih lagi di babak semifinal nanti Uzbekistan akan bertemu dengan Korea Utara yang mengalahkan Timnas U-17. Para pendukung Indonesia bisa titip untuk mengalahkan mereka kan ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
Artikel Terkait
-
Bikin Australia Dihukum Penalti Lawan Timnas Indonesia, Rafael Struick Menghilang di Brisbane Roar
-
Tiga Kali Kalahkan Timnas Indonesia, Irak Pecat Pelatih Spanyol
-
Piala Dunia U-17 2025: Perlunya Tambahan Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17
-
Rekrutan Anyar PSSI Bertemu Pep Guardiola, Puji Suasana Kota Manchester
-
Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Dunia U-17 2025, Mathew Baker Kirim Pesan Bermakna
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai
-
Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga