Timnas Indonesia U-23 bakal menjalani turnamen penuh gengsi di level regional Asia Tenggara pada pertengahan tahun ini.
Sepertimana yang telah banyak diberitakan, Pasukan Muda Merah Putih tersebut bakal kembali turun di pentas Piala AFF U-23 edisi tahun ini, yang mana menurut laman aseanfootball.org akan digelar pada tanggal 15-31 Juli mendatang.
Meskipun belum diumumkan secara resmi terkait batas kelahiran para pemain yang bisa ikut serta di turnamen, namun sejatinya kita sudah bisa sedikit menebak peraturan yang bakal diberlakukan oleh AFF terkait dengan hal ini.
Jika kita mengacu pada edaran AFF terkait Tournament Regulations U23 tahun 2022 lalu yang membatasi kelahiran pemain di tanggal 1 Januari 1999, maka untuk edisi tahun 2025 ini pembatasan tersebut bisa diasumsikan pada tanggal 1 Januari 2002.
Dan jika memang benar hitungan batas tanggal tersebut diberlakukan, maka sejatinya pelatih Timnas Indonesia U-23 saat ini, Gerald Vanenburg, memiliki cukup banyak stok pemain berpengalaman yang bisa dia andalkan di timnya nanti.
Seperti misal, di pemanggilan terakhir pelatih Patrick Kluivert sendiri setidaknya ada tujuh pemain yang masih bisa dipakai oleh Vanenburg di Piala AFF U-23 nanti.
Beruntungnya adalah, tujuh pemain berpengalaman tersebut tersebar hampir di setiap lini permainan Pasukan Muda Merah Putih, terkecuali sektor penjaga gawang.
7 Pemain Kaya Pengalaman Bisa Menjadi Andalan Vanenburg
Berdasarkan data dari laman transfermarkt, saat ini di Timnas Indonesia senior, terdapat tujuh pemain yang lahir setelah 1 Januari 2002. Mereka adalah Muhammad Ramadhan Sananta, Rafael Struick, Muhammad Ferarri, Justin Hubner, Ivar Jenner, Hokky Caraka dan tentu saja "The One and Only" milik Indonesia, Marselino Ferdinan.
Jika dipetakan berdasarkan posisi bermain yang dimiliki, maka sejatinya ketujuh pemain tersebut sudah bisa dibuat untuk membentu kerangka tim dari skuat U-23 ini.
Minus sektor penjaga gawang yang bisa diambilkan oleh Vanenburg dari tim-tim usia muda lainnya, sektor pertahanan, lini tengah, dan penyerangan, semuanya sudah memiliki pemain "lungsuran" Timnas Indonesia senior.
Di sektor belakang, tentunya nama Justin Hubner dan Ferarri bisa menjadi andalan. Sementara di sektor tengah, ada duo Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan yang sudah bisa dipakemkan karena satu pemain bertipe menyerang sementara satu pemain bertipe menjaga kedalaman.
Jika sektor belakang dan tengah hanya ada dua pemain kaya pengalaman, maka tidak demikian halnya dengan sektor penyerangan.
Trio Rafael Struick, Hokky Caraka dan Muhammad Ramadhan Sananta, bisa menjadi opsi yang melimpah bagi Vanenburg untuk mengisi hingga tiga posisi striker sekaligus.
Sehingga, membuat sang pelatih tentunya tak perlu terlalu berpikir keras untuk mendapatkan stok pemain yang berkualitas di lini yang satu ini.
Patut diingat, meskipun para pemain ini ada yang jarang atau bahkan tak mendapatkan kesempatan untuk bermain di Timnas Indonesia senior, namun secara mental dan pengalaman, mereka cukup bisa untuk menjadi andalan jika "turun kategori" di level yang lebih junior.
Dan jika memang nantinya para pemain ini bisa dimainkan di Piala AFF U-23, sepertinya Timnas Indonesia layak untuk mematok target menjadi juara.
Terlebih lagi, mereka kan juga sudah diputuskan untuk menjadi tuan rumah bukan?
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia Senior yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia U-23 (per kelahiran 1 Januari 2002)
- Muhammad Ramadhan Sananta (27/11/2002)
- Rafael Struick (27/3/2003)
- Muhammad Ferarri (21/6/2003)
- Justin Hubner (14/9/2003)
- Ivar Jenner (10/1/2004)
- Hokky Caraka (21/8/2004)
- Marselino Ferdinan (9/9/2004)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
-
Setelah Dipecat dari Timnas Indonesia U-20, Apa Jabatan Indra Sjafri di PSSI?
-
Laga Kontra China, dan Kans Besar Skuat Garuda Bungkam Rasa Overconfidence sang Lawan
-
Patrick Kluivert Full Senyum! 2 Kiper Timnas Indonesia Menggila di Luar Negeri
-
Tak Dipakai Timnas Indonesia Lagi, Elkan Baggott Semakin Dicintai di Komunitas Liga Inggris
-
Makin Suram! 4 Pemain Abroad Timnas Indonesia Ini Mulai Terpinggirkan di Klub
Hobi
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
Terkini
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh
-
4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta