Kabar positif bertiup ke arah Indonesia setelah kemenangan di laga baba penyisihan grup Sudirman Cup Finals 2025 hari terakhir pada Kamis (1/5/2025) di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China. Menang 4-1 atas Denmark, Indonesia memuncaki klasemen Grup D dan akhirnya keluar sebagai juara grup.
Satu hal yang menarik dari laga kali ini yaitu peran Alwi Farhan yang diturunkan pada partai kedua nomor tunggal putra. Tidak main-main, Alwi dipercaya debut di Sudirman Cup 2025 untuk menghadapi Anders Antonsen yang notabene masih bertengger di peringkat tiga dunia.
"Saya merasa sangat excited saat ditunjuk untuk debut hari ini. Tidak terlalu memikirkan akan lawan siapa, yang terpenting saya bisa mengeluarkan apa yang saya bisa, apa yang saya sudah latih dan Alhamdulillah ini hasilnya," ungkap Alwi terkait debutnya hari ini.
Situasi Alwi memang tidak terlalu nyaman mengingat dirinya masih tergolong atlet pelapis di Pelatnas. Namun, kondisi yang kurang memungkinkan dari Jonatan Christie membuat Alwi harus siap diturunkan, siapa pun lawan yang harus dihadapi.
Bukan hanya gap peringkat dan jam terbang, Alwi bahkan membawa beban berat untuk sumbang poin bagi tim Merah putih setelah partai pertama gagal mengamankan poin awal. Pasalnya, Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja dipaksa menelan kekalahan dari Jesper Toft/Amalie Magelund dengan skor akhir 20-22, 23-21, dan 16-21.
Dengan hasil tertinggal tersebut, tentu beban dan tekanan di pundak Alwi semakin berat. Hanya saja, mental Alwi tampaknya sudah cukup kuat mengingat pengalamannya yang pernah andil masuk tim kejuaraan beregu di Badminton Asia Mixed Team Championships 2025.
"Tekanan ada saat masuk lapangan ketika tim tertinggal 0-1, tapi saya terpacu karena Kak Gloria dan Bang Rinov sudah menunjukkan perjuangan yang luar biasa di ganda campuran. Ini mental yang mau kami tampilkan dari tim Indonesia," lanjut Alwi menjelaskan.
Alwi sendiri menyadari jika saat ini posisinya memang belum sematang seniornya, Jonatan Christie. Bahkan Alwi sendiri belum masuk top 20 peringkat dunia dalam BWF World Rank. Menurut rilisan Badminton4U, Alwi Farhan baru menempati urutan ke-33 dunia.
Meski begitu, performa Alwi terbilang cukup impresif saat melawan Antonsen hingga berbuah hasil poin bagi tim Indonesia. Alwi menang rubber dengan skor akhir 21-17, 15-21, dan 21-17 atas Antonsen.
"Alhamdulillah sangat senang dan sangat bersyukur bisa memenangkan pertandingan dan menyamakan kedudukan untuk Indonesia. Pastinya terima kasih untuk Koh Indra dan Koh Jonatan, karena bukan hanya saya yang ada di lapangan, tapi keduanya sangat membantu saya di luar lapangan," tambah atlet tunggal putra muda Pelatnas tersebut.
Seperti yang diketahui, dalam laga melawan Denmark kali ini Alwi diturunkan karena Jonatan Christie sedang dalam kondisi kurang fit. Menariknya, Jojo tidak berada di bench bersama tim official tetapi justru mendampingi Coach Indra di kursi pelatih.
Lebih lanjut Alwi juga menyampaikan jika semangatnya tidak surut meski kalah dalam hal senioritas dari Antonsen.
"Saya mencoba bermain lebih berani, fighting spirit-nya tidak mau kalah. Itu saya yang saya andalkan. Saya pemain junior dibandingkan lawan tapi saya punya tekad yang besar untuk menang," sambung Alwi Farhan.
Setelah poin pembuka dari Alwi, wakil Indonesia lainnya dari tiga partai yang tersisa juga ikut sumbang kemenangan bagi tim. Bahkan hasil laga yang tersisa juga tidak kalah menarik dan memberikan kepuasan bagi badminton lovers tanah air.
Setelah ini, Indonesia bakal melakoni laga berat lainnya mengingat delapan tim yang lolos ke perempat final berasal dari negara tangguh. Mulai dari China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Taipei, dan pastinya Denmark.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
-
Dikelilingi Banyak Orang, Tapi Tak Punya Tempat Bercerita? Kamu Tidak Sendirian
-
Gen Z dan Quiet Luxury: Antara Gaya Hidup Baru atau Malah Tekanan Sosial?
-
Pertemanan di Era Media Sosial: Dekat Secara Online, Jauh di Dunia Nyata
-
Media Sosial Membentuk Standar Baru Buat Perempuan: Inspirasi atau Tekanan?
Artikel Terkait
-
Keren! Pemain Naturalisasi Ini Sebentar Lagi Sejajar dengan Boaz Solossa
-
BYD Sealion 06 Siap Mengaspal di Indonesia: SUV Listrik Mewah dari Tiongkok Resmi Terdaftar
-
Xiaomi Luncurkan AC Mijia Pro Eco: Dingin 30 Detik, Udara Lembut Bebas Masalah
-
Sudirman Cup 2025: Indonesia Juara Grup D, Kalahkan Denmark 4-1
-
Menelaah Aturan AFC tentang Tuan Rumah Ronde Keempat, Benarkah Bermain di Tempat Netral?
Hobi
-
Aljazair Angkat Koper, Jaouen Hadjam Singgung Tekanan di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Kolombia vs Ghana: Adu Taktik dan Lini Siapa yang Lolos 16 Besar?
-
Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!
Terkini
-
Sepucuk Surat dari Benggala
-
4 Brightening Sunscreen Fragrance-Free, Solusi Wajah Glowing dan Sehat!
-
Usung Genre Romance, Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Tayang Akhir Juli
-
Bullying di Sekolah: Orang Tua Wajib Mengenal Aturan Perlindungan Anak
-
Heboh Sensus Ekonomi 2026: Ditanya soal Gaji, Warga Parno Naik Pajak?