Pada Minggu (18/05/2025), PSSI resmi mengumumkan daftar 32 nama pemain yang akan menjalani pemusatan latihan atau Training Center timnas Indonesia. Melansir dari akun instagram @timnasindonesia, pemanggulan kali ini ditujukan jelang laga matchday ke-9 dan ke-10 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia grup C melawan Cina dan Jepang pada bulan Juni 2025 mendatang.
Dalam pemanggilan kali ini, pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert masih memanggil sebagian besar nama pemain yang juga dipanggilnya saat bulan Maret 2025 lalu. Beberapa nama langganan seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Rizky Ridho, Thom Haye Ivar Jenner dan beberapa pemain lainnya juga masih terlihat menjadi pilihan dari pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Namun, dari sekian banyak pemain yang turut dipanggil ke timnas Indonesia, ada satu nama pemain yang dianggap menjadi sebuah kejutan besar dalam Garuda Calling kali ini. Nama pemain yang dimaksud tersebut adalah penyerang veteran asal klub BRI Liga 1, yakni Stefano Lilipally.
Stefano Lilipally Dipanggil Saat Usianya Sudah Tak Muda Lagi
Pemanggilan Stefano Lilipally ke skuad timnas Indonesia kali ini memang cukup mengejutkan. Pasalnya, tak ada satupun pihak yang menyangka pemain asal klub Borneo FC Samarinda tersebut masuk ke dalam skuad timnas Indonesia kali ini. Terlebih lagi, usia Stefano Lilipally saat ini sudah mencapai 35 tahun yang umumnya merupakan masa-masa pensiun pemain sepakbola dari laga tim nasional.
Tentunya banyak pihak yang mempertanyakan keputusan Patrick Kluivert dalam memanggil pemain seperti Stefano Lilipally yang dirasa sudah terlalu tua bagi timnas Indonesia. Sebelumnya, pemain tertua yang dipanggil masuk ke dalam skuad timnas Indonesia sebelumnya selalu dipegang oleh Jordi Amat dalam 2 tahun terakhir. Pemain naturalisasi keturunan Spanyol-Indonesia tersebut kini sudah berusia 33 tahun dan juga masih dipanggil ke pemusatan latihan timnas Indonesia.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Stefano Lilipally yang sudah resmi membela timnas Indonesia sejak tahun 2013 silam memang merupakan senior dari Jordi Amat karena sudah lebih dari 10 tahun membela skuad garuda. Tentunya Patrick Kluivert selaku pelatih timnas Indonesia memiliki berbagai pertimbangan dalam memanggil mantan pemain klub Belanda, SC Cambuur tersebut ke timnas Indonesia kendati usianya sudah tidak muda lagi.
Stefano Lilipally Dipanggil Demi Menjadi Mentor Para Penyerang Muda?
Salah satu kemungkinan alasan Stefano Lilipally kembali dipanggil ke skuad timnas Indonesia saat usianya sudah mencapai 35 tahun adalah sebagai seorang mentor bagi striker-striker muda timnas Indonesia. Saat ini, ada beberapa nama pemain muda di lini depan penyerang timnas Indonesia. Mulai dari Ole Romeny, Ramadhan Sananta, Egy Maulana Vikri dan Rafael Struick adalah deretan penyerang muda di skuad timnas Indonesia saat ini.
Tentunya dengan karir selama lebih dari 10 tahun membela timnas Indonesia bisa menjadikan Stefano Lilipally menjadi seorang mentor di lini depan. Stefano Lilipally sendiri sejauh ini sudah memiliki 30 caps bersama timnas Indonesia dan telah mencetak 3 gol. Tentunya peran sebagai salah satu pemain veteran di skuad garuda saat ini bisa menjadikan dirinya sebagai sosok yang disegani dan menjadi pengayom bagi para pemain muda.
Hal ini mirip seperti peran yang diemban oleh Jordi Amat saat ini. Mantan pemain timnas Spanyol U-18 tersebut memang selalu dipanggil ke skuad timnas Indonesia kendati hanya berperan sebagai pemain cadangan. Namun, pengalamannya selam lebih dari 10 tahun di benua Eropa bisa menjadikannya sebagai mentor bagi para bek-bek muda di timnas Indonesia saat ini.
Di sisi lain, Stefano Lilipally bisa pula menjadi opsi lain di sektor penyerangan timnas Indonesia. Dirinya yang dikenal cukup versatile di lini depan bisa memberikan beragam opsi taktik penyerangan bagi Patrick Kluivert.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Tak Hanya Shayne Pattynama, 3 Pemain Naturalisasi Timnas yang Pilih Berkarir ke Asia
-
Garuda Calling 2025 dan Berkah bagi Timnas Indonesia di Balik Nasib Pahit Emil Audero
-
Ramadhan Sananta Gabung Klub Brunei Darussalam, Karir Naik atau Turun?
-
Siapa Kenneth Perez? Pengamat Asing yang Sebut Mees Hilgers Bodoh dan Tak Punya Otak
-
Mees Hilgers Dianggap Tak Punya Gogme Jelang Timnas Indonesia vs China, Apa Maksudnya?
Hobi
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Jelang MotoGP Aragon: Sederet Rider Ini Masih Berburu Kemenangan Pertama
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Dua Tahun Meredup Bersama KTM, Enea Bastianini Bakal Bangkit di Trackhouse?
-
Sukses dengan The Old Country, Mafia Enggan Disamakan GTA
Terkini
-
Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
-
Perangkap Nostalgia dan Cinta Tak Terbalas dalam Novel 'White Nights'
-
Review Freefall: A Reckoning for Boeing, Bongkar Tuntas Persoalan Boeing
-
15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia